Nunukan, SIMP4TIK – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah menghadiri kegiatan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nunukan Timur, yang dikelola oleh Yayasan Astrada Garuda Jaya, Senin (25/5/2026).
Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Juni Mardiansyah, disampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, termasuk di Kabupaten Nunukan.
“Di tahun 2026 ini, fokus kita adalah pada kualitas. Dapur SPPG Nunukan Timur ini bukan hanya sekadar tempat memasak, tetapi menjadi pusat pemenuhan gizi yang harus memenuhi standar zero defect—higienis, bergizi, dan aman,” ujar Juni Mardiansyah saat membacakan sambutan Bupati.
Ëanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Astrada Garuda Jaya selaku pengelola SPPG Nunukan Timur, beserta seluruh jajaran pengurus, tenaga dapur, petugas kebersihan, pengawas mutu, dan relawan yang telah bekerja sejak tahap perencanaan hingga siap beroperasi.
Menurutnya, kehadiran dapur SPPG menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan persoalan gizi, termasuk upaya pencegahan stunting yang masih menjadi perhatian bersama. Program MBG diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan program makan bergizi gratis dengan baik, menjaga kesehatan, serta terus semangat belajar demi masa depan daerah dan bangsa.
Kepada pihak sekolah, guru, dan kepala sekolah, pemerintah menekankan pentingnya distribusi makanan yang tertib, tepat sasaran, dan terdokumentasi dengan baik, disertai edukasi gizi kepada siswa dan keterlibatan orang tua dalam mendukung keberlangsungan program.
Selain itu, pengelola dapur MBG diharapkan terus menjaga standar kebersihan, kualitas bahan baku, dan cita rasa makanan, dengan mengutamakan penggunaan produk lokal dari petani, peternak, dan nelayan di Kabupaten Nunukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat harus berjalan seiring agar Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Nunukan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.
Acara tersebut di lanjutkan dengan pengguntingan pitah dan di lanjutkan dengan mengunjungi dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi ( SPPG) Nunukan Timur.(*)
Teks/Foto : Maria Sonda (Tim Publikasi SEKRETARIAT DAERAH )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom