Nunukan, SIMP4TIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) yang diselenggarakan oleh SDN 001 Nunukan Selatan, Sabtu (30/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Nunukan memberikan materi tentang Search and Rescue (SAR) kepada para peserta PERSAMI. Materi disampaikan oleh personel BPBD Kabupaten Nunukan, yaitu Awan, Fazwan, dan Rais, dengan tujuan memperkenalkan dasar-dasar pencarian dan pertolongan kepada para siswa sejak dini.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Selain mendapatkan penjelasan teori mengenai tugas dan fungsi SAR, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan, keselamatan diri, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Komandan tim BPBD Kabupaten Nunukan yang hadir sebagai pemateri, Awan, mengatakan bahwa edukasi kebencanaan dan SAR perlu dikenalkan kepada anak-anak sejak usia sekolah agar mereka memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan dan penanganan keadaan darurat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan. Pengetahuan dasar SAR dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka, baik untuk melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain saat terjadi keadaan darurat," ujar Awan.
Menurutnya, kegiatan edukasi yang dikemas dalam suasana perkemahan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa karena disampaikan secara interaktif dan menyenangkan.
BPBD Kabupaten Nunukan berharap kerja sama dengan dunia pendidikan dapat terus ditingkatkan guna membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kapasitas masyarakat sejak usia dini dalam menghadapi berbagai potensi risiko bencana di wilayah Kabupaten Nunukan.
Kegiatan PERSAMI ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitar. (*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : BD Novelinna