Nunukan, SIMP4TIK – Bupati Nunukan Irwan Sabri secara resmi melepas peserta Kontingen Kabupaten Nunukan yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Pelepasan berlangsung di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Senin (15/6/2026).
PENAS KTNA merupakan ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku usaha, serta pelaku pembangunan pertanian dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan kemitraan, serta mempelajari berbagai inovasi dan teknologi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Nunukan dalam PENAS KTNA bukan sekadar menghadiri kegiatan nasional, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan.
“PENAS merupakan ruang belajar dan ruang bertukar inovasi. Ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Nunukan memiliki petani dan nelayan yang tangguh, kreatif, dan mampu bersaing,” ujar Irwan.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap berbagai ilmu, teknologi, serta pengalaman yang nantinya dapat diterapkan dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan di wilayah perbatasan.
Menurutnya, ilmu dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di Gorontalo harus menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani serta nelayan di Kabupaten Nunukan.
Bupati Irwan juga menitipkan sejumlah pesan kepada seluruh peserta kontingen, di antaranya menjaga nama baik daerah, memperkuat kekompakan, menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung, serta aktif mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Nunukan kepada peserta dari daerah lain.
“Serap ilmu sebanyak-banyaknya, promosikan potensi daerah kita, dan jadilah agen perubahan ketika kembali ke Nunukan nanti,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi, menjelaskan bahwa kontingen Nunukan akan mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia PENAS KTNA XVII, mulai dari temu wicara, temu profesi, temu usaha, temu suksesi, karya wira usaha, studi banding, widya wisata, hingga pagelaran seni budaya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama BPJS Ketenagakerjaan turut menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada peserta. Selain itu, diserahkan pula santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah meninggal dunia.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja, termasuk petani dan nelayan yang menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah.(*)
Teks/Foto : Masdiana (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )
Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom