Sebatik timur, SIMP4TIK – Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., menghadiri kegiatan Istighosah Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Huda, Kecamatan Sebatik Timur, Minggu (14/6/2026) pukul 13.30 Wita.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nunukan sekaligus Imam Besar Islamic Centre Nunukan dan Pembawa Tausiah, KH. Zahri Fadli, S.Pd.I., M.Pd.I., Kapolsek Sebatik Timur yang diwakili Aipda Hartono, Kepala Desa Sei Nyamuk Zulkifli,S.I.Kom., Kepala KUA Kecamatan Sebatik Timur Muhammad Ilyas, S.Ag., Ketua PAC Muslimat NU sekaligus Ketua UPZ Kecamatan Sebatik Timur Hj. Salmiah, S.Pd.I., Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Sebatik Timur Ibu Jumatirah, para pengurus majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Sebatik Timur.
Dalam sambutannya, Camat Sebatik Timur menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk melakukan muhasabah dan memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
"Peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita tentang pentingnya perubahan, pengorbanan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama. Momentum Tahun Baru Islam hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat," ujar Zainal Abidinsyah.
Pada kesempatan tersebut, Camat Sebatik Timur juga memperkenalkan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Program GENTING SAKTI SEHAT (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang saat ini sedang dilaksanakan di Kecamatan Sebatik Timur.
Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan anak, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
"Melalui Program GENTING SAKTI SEHAT, kami mengajak para tokoh agama, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, ASN, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting sesuai kemampuan masing-masing. Bantuan yang diberikan tidak harus besar, tetapi yang terpenting adalah adanya kepedulian dan kebersamaan untuk membantu keluarga yang membutuhkan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Sebatik Timur sekaligus Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sebatik Timur, Hj. Salmiah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan istighosah tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Ia menjelaskan bahwa UPZ Kecamatan Sebatik Timur terus berupaya menjadi jembatan antara para muzakki dan masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus berbagi dan membantu sesama. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, insya Allah kita dapat membantu mewujudkan generasi Sebatik Timur yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ungkap Hj. Salmiah.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Nunukan bersama UPZ Kecamatan Sebatik Timur juga melaksanakan pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan umat.
Camat Sebatik Timur turut menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Nunukan, UPZ Kecamatan Sebatik Timur, PAC Muslimat NU Kecamatan Sebatik Timur, KUA Kecamatan Sebatik Timur, BKKBN, Pemerintah Desa Sei Nyamuk, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan, khususnya dalam upaya percepatan pencegahan stunting di wilayah Sebatik Timur.
Dalam tausiahnya, KH. Zahri Fadli, S.Pd.I., M.Pd.I. mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memperbanyak amal saleh dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan istighosah diisi dengan pembacaan dzikir, doa bersama, tausiah keagamaan, serta pendistribusian bantuan sosial yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong guna menciptakan masyarakat yang religius, sehat, sejahtera, serta melahirkan generasi yang berkualitas dan bebas stunting. (*)
Teks/Foto : Maslizah (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK TIMUR )
Editor : BD Novelinna