TULIN ONSOI,SIMP4TIK – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus memperkuat validitas data penerima bantuan sosial di wilayah perbatasan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan Ground Check (GC) Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Mei 2026, di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan secara langsung di lapangan. Tujuannya untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan benar-benar memenuhi kriteria dan layak menerima bantuan dari pemerintah.
Turun langsung memimpin kegiatan di lapangan, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Kabupaten Nunukan, Muliana, SE, bersama tim melakukan pengecekan data di sejumlah wilayah desa di Kecamatan Tulin Onsoi. Proses verifikasi dilakukan melalui wawancara langsung, pengecekan identitas masyarakat, hingga penyesuaian kondisi riil penerima bantuan dengan data administrasi yang tercatat dalam sistem.
Ground Check ini menjadi langkah penting dalam memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial, khususnya terkait kepesertaan PBI BPJS Kesehatan yang selama ini kerap menghadapi persoalan penonaktifan akibat ketidaksesuaian data. Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat kurang mampu tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang dijamin negara.
Dalam pelaksanaannya, tim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan aparat kecamatan guna memastikan proses pendataan berjalan lancar dan transparan. Kehadiran aparat desa dinilai sangat membantu dalam memberikan informasi terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Muliana, SE, menegaskan bahwa validasi lapangan sangat diperlukan agar program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.
“Ground Check ini bertujuan memastikan bahwa data penerima bantuan benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Dengan data yang akurat, bantuan pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pencocokan data administrasi, tetapi juga bentuk evaluasi terhadap efektivitas program perlindungan sosial pemerintah. Menurutnya, masih ditemukan sejumlah masyarakat yang seharusnya layak menerima bantuan namun terkendala persoalan administrasi, sementara di sisi lain terdapat data yang perlu diperbarui karena perubahan kondisi ekonomi penerima.
Pelaksanaan Ground Check di Kecamatan Tulin Onsoi mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran langsung pemerintah ke lapangan menunjukkan keseriusan dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil, terutama terkait akses jaminan kesehatan.
Selain memastikan ketepatan sasaran penerima PBI BPJS Kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pemerintah dalam menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan sosial dan kesehatan di daerah perbatasan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap melalui kegiatan verifikasi dan validasi data secara langsung ini, kualitas basis data penerima bantuan sosial dapat semakin baik, sehingga program-program pemerintah di bidang perlindungan sosial benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Teks/Foto : Petrus Resi Kelore, S,Sos (Tim Publikasi KECAMATAN TULIN ONSOI )
Editor : Taufik, S.Ksi, M.I.Kom