SEBUKU, SIMP4TIK – Setelah berhasil menjalankan usaha peternakan ayam dan mulai menunjukkan hasil yang positif, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tetaban, Kecamatan Sebuku, terus melakukan pengembangan usaha dengan melibatkan generasi muda melalui kerja sama dengan Karang Taruna Desa Tetaban.
Ketua KDMP Tetaban, Mirlansyah, saat ditemui di Kantor KDMP Tetaban pada Kamis (18/6/2026), mengatakan bahwa pengembangan usaha tersebut merupakan bagian dari upaya koperasi dalam memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, dalam skema kerja sama yang direncanakan, Karang Taruna akan menyediakan kandang peternakan, sementara KDMP Tetaban akan memfasilitasi seluruh kebutuhan usaha, mulai dari penyediaan bibit ayam atau day old chick (DOC), pakan, vitamin, hingga kebutuhan pendukung lainnya.
“Kami juga akan melakukan pendampingan sejak awal. Sebelumnya kami juga memulai usaha ini dari nol dengan terus belajar dan memperdalam pengetahuan tentang peternakan ayam. Alhamdulillah, saat ini usaha tersebut sudah mampu berproduksi dan turut memberdayakan masyarakat Desa Tetaban,” ujar Mirlansyah.
Ia menjelaskan, pola kerja sama yang diterapkan akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Setelah masa panen, koperasi akan membeli seluruh hasil ternak yang dihasilkan Karang Taruna. Dari hasil penjualan tersebut akan dihitung setelah dikurangi seluruh biaya operasional yang telah dikeluarkan, sehingga Karang Taruna dapat langsung menerima keuntungan bersih dari usaha yang dijalankan.
Lebih lanjut, Mirlansyah mengungkapkan bahwa program tersebut akan menjadi model pemberdayaan ekonomi yang nantinya dapat diperluas kepada anggota koperasi lainnya.
“Ke depan, apabila program bersama Karang Taruna ini berhasil, kami akan melibatkan sekitar 10 anggota koperasi untuk menjalankan usaha serupa. Masing-masing akan diberikan modal usaha peternakan sebanyak 100 ekor ayam. Jika dijalankan oleh 10 orang, maka akan tercipta populasi sekitar 1.000 ekor ayam yang dikelola masyarakat,” jelasnya.
Dalam jangka panjang, KDMP Tetaban menargetkan dapat menjadi penyedia berbagai kebutuhan peternakan, seperti pakan, vitamin, dan sarana pendukung lainnya. Sementara itu, anggota koperasi didorong untuk membangun kandang dan mengembangkan usaha peternakan secara mandiri.
Dengan pola tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pendapatan dari sektor perkebunan kelapa sawit, tetapi juga mendapatkan tambahan penghasilan dari usaha peternakan ayam.
“Harapannya, pendapatan masyarakat dapat meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan keluarga dan perekonomian desa secara keseluruhan,” tambahnya.
Mirlansyah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa yang selama ini memberikan dukungan serta kepercayaan kepada KDMP Tetaban dalam mengelola dan mengembangkan koperasi.
“Kami sangat bersyukur karena mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah maupun pemerintah desa. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha koperasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Teks/Foto : Siti Hasnah,SE (Tim Publikasi DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN )
Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom