Sembakung Atulai, SIMPATIK - Ketua TP PKK Kecamatan Sembakung Atulai hadiri kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Gerakan Go Green dalam rangka Pengelolaan Pembalut, Popok Sekali Pakai serta Pembersih Kain yang diselenggarakan oleh CV Dayu Garment Sanjaya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dunia usaha terhadap pelestarian lingkungan hidup, sekaligus upaya menanggulangi permasalahan limbah rumah tangga yang kian meningkat di masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor kecamatan sembakung atulai dan di hadiri oleh kader PKK desa, dan tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut Ketua TP‑PKK Kecamatan Sembakung Atulai Feronika menyampaikan apresiasi tentang kegiatan ini dan materi yang diterima menjadi bekal yang sangat berharga, mengingat peran PKK sangat erat kaitannya dengan pembinaan kehidupan rumah tangga.
“Edukasi ini sangat tepat sasaran, nantinya akan saya sampaikan kembali dan saya terapkan di setiap kelompok PKK dan warga Desa Atulai, agar setiap keluarga mulai sadar, mau berubah, dan turut menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan demi kenyamanan dan kesehatan bersama,” ucap Feronika saat di temui di aula kantor kecamatan sembakung atulai
Selanjutnya penyampaian materi daroi perwakilan CV Dayu Garment Sanjaya menjelaskan bahwa pengelolaan pembalut, popok sekali pakai dan perlengkapan kebersihan rumah tangga yang tidak tepat akan menimbulkan dampak buruk dan menumpuk menjadi limbah yang sulit terurai di alam. Oleh sebab itu, digulirkan gerakan Go Green yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli, mulai dari mengurangi pemakaian, memilah hingga cara pembuangan yang aman dan ramah lingkungan, selaras dengan semboyan “Indonesia Sehat dan Bersih”. Selain pemberian pemahaman, penyelenggara juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat langsung cara pembuatan sabun cuci serta sabun pembersih dan pelunak kain secara cuma‑cuma sebagai bentuk dukungan nyata agar kebiasaan bersih dan peduli lingkungan semakin tertanam.
Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman dan kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga terbentuk budaya hidup bersih, sehat dan ramah lingkungan, sekaligus turut meringankan beban pemerintah daerah dalam penanganan limbah, demi terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat dan lestari.
Teks/Foto : Fihir Amsar Amrie (Tim Publikasi KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI )
Editor : Taufik, S.Ksi, M.I.Kom