TULIN ONSOI, SIMP4TIK– Rangkaian kegiatan Hari Jadi Desa Makmur ke-28 resmi ditutup pada Sabtu, 23 Mei 2026, dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan. Penutupan yang dipusatkan di lapangan utama Desa Makmur, Kecamatan Tulin Onsoi, tersebut dihadiri oleh Camat Tulin Onsoi Bapak Kristoforus Belake, SE, unsur Muspika, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Bapak Karunia, S.IP.
Kegiatan penutupan menjadi puncak dari berbagai rangkaian perlombaan dan hiburan rakyat yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dalam rangka memperingati perjalanan panjang Desa Makmur yang kini genap berusia 28 tahun. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi acara sejak siang hingga malam hari untuk menyaksikan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba sekaligus hiburan penutup.
Perayaan hari jadi desa tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, namun juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat gotong royong antarwarga. Berbagai perlombaan yang digelar sebelumnya melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, mulai dari kegiatan olahraga, seni, keagamaan, hingga hiburan rakyat yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kecamatan Tulin Onsoi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Makmur dan seluruh masyarakat yang telah menjaga semangat kebersamaan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Pemerintah kecamatan menilai usia ke-28 tahun menjadi momentum penting bagi Desa Makmur untuk terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan mampu menjaga persatuan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Selain itu, unsur Muspika yang turut hadir juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan desa. Keharmonisan antarwarga dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Kehadiran anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Karunia, S.IP., turut memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat Desa Makmur. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia dan kekompakan masyarakatnya.
Menurutnya, kegiatan seperti peringatan hari jadi desa memiliki nilai penting karena mampu menjadi ruang kebersamaan, mempererat hubungan sosial, sekaligus memberikan wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.
“Semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan ini harus terus dipertahankan. Desa yang maju adalah desa yang masyarakatnya kompak dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bersama,” ujarnya di hadapan masyarakat yang hadir.
Suasana haru dan bahagia juga terlihat saat penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Anak-anak hingga remaja tampak bangga menerima trofi dan piagam penghargaan atas prestasi yang mereka raih selama rangkaian kegiatan berlangsung. Momen tersebut menjadi simbol bahwa perayaan hari jadi desa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda.
Berbagai penampilan hiburan rakyat turut memeriahkan acara penutupan. Sorak sorai masyarakat dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan yang disuguhkan di atas panggung utama. Kehangatan suasana memperlihatkan eratnya hubungan sosial masyarakat Desa Makmur yang tetap terjaga hingga saat ini.
Memasuki usia ke-28 tahun, Desa Makmur diharapkan terus berkembang dalam berbagai sektor, baik pembangunan infrastruktur, pendidikan, ekonomi masyarakat, maupun pemberdayaan generasi muda. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam peringatan hari jadi desa tahun ini menjadi gambaran kuat bahwa masyarakat Desa Makmur memiliki komitmen besar untuk terus maju dan berkembang bersama.
Teks/Foto : Petrus Resi Kelore, S,Sos (Tim Publikasi KECAMATAN TULIN ONSOI )
Editor : Taufik, S.Ksi, M.I.Kom