Nunukan, SIMP4TIK - PMI Kabupaten Nunukan terus menjaga kesiapsiagaan pelayanan kemanusiaan melalui Posko Siaga yang beroperasi pada Kamis (11/6/2026) pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Personel yang bertugas, Ucen dan Susan, melakukan pemantauan kondisi cuaca, situasi kebencanaan, serta kesiapan sarana dan prasarana guna memastikan pelayanan PMI kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Berdasarkan informasi dari BMKG Nunukan, kondisi cuaca di wilayah Nunukan diperkirakan hujan pada siang hari, berawan pada malam hari, dan hujan ringan pada dini hari. Kecepatan angin tercatat sekitar 8,2 kilometer per jam dari arah barat daya dengan suhu udara 24 derajat Celsius dan kelembaban mencapai 98 persen. Sementara itu, tinggi gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter dan tidak terdapat peringatan cuaca buruk.

Selama periode pemantauan, Posko PMI Kabupaten Nunukan melaporkan tidak adanya kejadian bencana maupun bencana non-alam. Untuk mendukung kesiapsiagaan, PMI menyiagakan tiga unit handy talky (HT), dua unit telepon seluler, satu unit mobil operasional, satu unit truk tangki, serta dua unit ambulans yang siap digunakan dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanganan keadaan darurat.

Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan posko merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, ketersediaan stok darah yang mencapai 147 kantong, terdiri dari 7 kantong WB, 93 kantong PRC, dan 47 kantong FFP, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan transfusi darah bagi pasien yang membutuhkan. PMI Kabupaten Nunukan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela demi menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Nunukan.

Teks/Foto : Martin Ola (Tim Publikasi PALANG MERAH INDONESIA )

Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom