Nunukan Selatan, SIMP4TIK - Periksa selalu kamar anda, terutama pada area gelap atau lembab seperti di bawah tempat tidur dengan menggunakan senter, kibaskan selimut serta sprai secera menyeluruh juga periksa celah di sudut kamar. Terkadang hewan sepert ular menyukai tempat bersembunyi yang hangat dan sempit, pastikan semua pintu dan jendela tertutup rapat sebelum anda beristirahat.

Sabtu (23/5/2026) malam sekitar pukul 22.50 Wita, Heidy Malonda (36) warga Jalan Antasari Baru RT 10 Kelurahan Selisun Kecamatan Nunukan Selatan, menghubungi pemadam kebakaran.

Ia melaporkan, kedatangan tamu tak diundang yakni kehadiran seekor ular di dalam rumahnya persis di dalam kamar tidur.

Komandan regu rescue yang bertugas, Irson, mengatakan setelah menerima laporan keluhan warga, petugas segera berangkat menuju lokasi peristiwa sembari membawa peralatan evakuasi seperti stik ular, senter dan sarung tangan.

“Sampai di TKP, pemilik rumah mengarahkan ke kamar tempat keberadaan ular,” kata Irson. Dengan menggunakan stik, ular kobra sepanjang  satu meter lebih berhasil dijepit dan diamankan.

“Meskipun sempat melakukan perlawanan, ular yang dikenal berbisa itu akhirnya menyerah di tangan petugas rescue pemadam kebakaran,” jelas Irson.

Irson menceritakan, keberadaan ular kobra mulanya diketahui pemilik rumah saat hendak mengganti sprai tilam.

“Ia mendengar seperti suara mendesis, saat dicek betapa kaget dan takutnya melihat kehadiran seekor ular kobra, lalu pemilik rumah segera meraih telepon genggam menghubungi pemadam kebakaran,” kata Irson.

Tidak diketahui pasti oleh pemilik rumah, sejak kapan ular itu ada di kamar dan masuk dari mana, tambah Irson.

“Irson berharap warga selalu waspada terhadap kedatangan atau gangguan hewan melata seperti ular kobra, yang dikenal memiliki racun atau bisa yang sangat mematikan, bila perlu segera hubungi petugas,” pungkasnya.

Teks/Foto : Paisal (Tim Publikasi DINAS PEMADAM KEBAKARAN )

Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom