Nunukan, SIMP4TIK - Maisusilawati (35), seorang Ibu rumah tangga warga Jalan Pesantren RT 08 Kelurahan Nunukan Tengah, segera meraih handphone dan menghubungi pemadam kebakaran meminta pertolongan setelah mengetahui kehadiran seekor ular di dalam rumahnya.
Hal itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) siang sekitar pukul 12.42 Wita. Menurut Maisusilawati, saat bangun setelah tidur siang ia menuju ke arah dapur, waktu itulah melihat ular hitam jenis kobra sedang mengejar seekor tikus yang berada di bagian dapur rumah.
Dengan perasaan takut ia tetap mengawasi dan memperhatikan keberadaan ular, tikus tidak mau menyerah begitu saja dan melarikan diri ke balik kulkas sambil bersembunyi di celah yang sempit, ular kobra tetap mengejar dan mengendus di sekitaran kulkas.
Tak berselang lama, petugas rescue pemadam kebakaran datang dengan membawa peralatan evakuasi seperti stik ular, sarung tangan, helm pengaman dan senter.
Setelah bertemu pelapor, petugas rescue langsung menyasar area dapur khususnya di balik kulkas. Sekilas tidak terlihat keberadaan ular, saat mesin pendingin itu digesar sedikit, tampaklah seekor ular kobra hitam sepanjang satu meter lebih mencoba melakukan perlawanan pada petugas, dengan mengeluarkan suara khasnya.
Petugas rescue dengan cepat mengarahkan stik ke arah tubuh bagian kepala ular, dengan jepitan yang kuat hewan melata itu berhasil ditangkap dan diamankan. Proses evakuasi berlangsung kurang dari sepuluh menit dan berjalan sesuai rencana.
Petugas rescue yang dipimpin oleh danru Armansyah menyarankan kepada warga, untuk menghindari ular masuk rumah, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memastikan tidak ada sumber makanan yang dapat dimangsa, seperti tikus dan kadal kecil, hal itu dapat diupayakan dengan melakukan sanitasi rutin di dalam dan di sekitaran rumah.
Selain itu kata Armansyah, tutup celah atau lubang yang memungkinkan ular dapat masuk ke dalam rumah.
Teks/Foto : Paisal (Tim Publikasi DINAS PEMADAM KEBAKARAN )
Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom