Bogor, Simpatik - Komisi II DPRD Nunukan gelar kunjungan kerja ke kota Bogor Jawa Barat, Senin (17/2/25). Kunjungan kerja ini dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH dan di damping Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah.

Kunjungan ini bertujuan untuk menggali potensi pengembangan produk lokal berbasis hasil pertanian dan kelautan yang ada di Kabupaten Nunukan.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi II DPRD Nunukan diterima langsung oleh Direktur PT. Fits Mandiri, Eddy Kemenady, MM, M.Pi, serta Manajer Perusahaan, Shidqu Abdulaziz Ilham Maulana, S.E.

Bersama Direksi PT Fits Mandiri, Komisi II DPRD Nunukan sharing informasi terkait pengolahan komoditas lokal seperti rumput laut dan jagung, serta potensi pengembangan produk kesehatan tanaman jahe merah.

Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH mengatakan, PT. Fits Mandiri memiliki pengalaman dalam industri pengolahan bahan baku lokal, berbagai inovasi Perusahaan bisa implementasikan di Kabupaten Nunukan, seperti beras rumput laut, tepung serbaguna berbahan dasar rumput laut dan jagung, serta minuman botanikal berbahan dasar jahe merah.

“Jauh hari memang kita sudah survai, cari cari referensi terkait perusahaan yang mengelola rumput laut. Setelah kami sharing informasi dengan Akademisi Universitas Borneo Tarakan, kita perlu inovasi yang dapat dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian lokal kita di Nunukan,” kata Andi Fajrul.

Menurut Andi Fajrul, rumput laut merupakan komoditas unggulan Kabupaten Nunukan, bisa menjadi bahan makanan yang dapat dikembangkan.

“Kita bisa mengolah rumput laut menjadi beras dan tepung serbaguna yang bisa dimanfaatkan dalam berbagai produk makanan. Komoditas seperti Rumput Laut, dan jagung bisa diolah menjadi bahan makanan, yang memiliki nilai jual tinggi di pasar International,” ungkapnya.

Inovasi lainnya yang didiskusikan dalam kunjungan tersebut, pengembangan minuman botanikal yang mengandung jahe merah.

PT. Fits Mandiri memaparkan dua varian produk berbasis jahe merah, yakni jahe merah dengan krimer nabati dan jahe merah dengan gula aren.

Dikonfirmasi by phone, Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah menjelaskan bahwa Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang untuk produk kesehatan alami, serta memberikan peluang baru bagi produk lokal Nunukan di pasar nasional maupun internasional.

Ditambahkannya bahwa selain membahas produk-produk olahan, diskusi juga membincangkan bagaiamana keberlanjutan program produk olahan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Ramsah juga menyampaikan bahwa kemungkinan PT. Fits Mandiri akan menjajaki potensi pertanian dan perikanan Kabupaten Nunukan.

“Kita berharap peretemuan ini menghasilkan output yang tentunya dapat memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian dan kelautan kita di Nunukan, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal,” harap Ramsah.

Apresiasi PT Fits Mandiri

Direktur PT. Fits Mandiri, Eddy Kemenady, mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Nunukan.

Ia menyatakan bahwa kerjasama antara pemerintah daerah dan sektor swasta sangat penting untuk memaksimalkan potensi lokal.

"Kami sangat berharap kerja sama ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi ekonomi daerah, terutama dalam pengembangan produk berbasis sumber daya alam lokal," ujar Eddy.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Nunukan menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan upaya untuk menggali referensi untuk memajukan ekonomi lokal melalui pengolahan hasil pertanian dan kelautan.

Ia juga menekankan pentingnya mendukung program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nunukan.

“Dukungan PT. Fits Mandiri diharapkan produk lokal Nunukan dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tutup Fajrul.***

Teks/Foto : Taufik, S.KSi, M.IKom (Tim Publikasi SEKRETARIAT DPRD )

Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom