Nunukan, SIMP4TIK - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Nunukan menerima program internsip Dokter Indonesia angkatan 1 Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di daerah, penerimaan ini di laksanakan di ruang rapat kepala dinas kesehatan P2KB, Senin (3/3/2025).
Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia kesehatan nomor HK.02.02/F/620/2025 tentang peserta, pendamping, dan wahana program internsip dokter Indonesia angkatan ke 1 tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Hj. Miskia menyambut baik para dokter internsip yang akan bertugas di berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Nunukan dan sangat berharap kehadiran dokter internsip ini dapat membantu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta menjadi pengalaman berharga bagi kalian dalam mengasah keterampilan klinisnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Nunukan dapat semakin optimal, terutama dalam memberikan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan profesional, selain itu dokter internsip mudah untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat di daerah serta tantangan yang ada di lapangan.
Peserta Dokter internsip yang di terima oleh Dinas Kesehatan P2KB terdapat 7 orang yaitu, (1)dr. Muhammad Shaifullah dari universitas Mulawarman, (2)dr. Endang Widi Astuti dari Universitas Abdurab Riau, (3)dr. Lidya Goprani Umar dari Univeritas Muhammadiyah Surakarta, (4)dr. Soraya Putri dari Univeritas Islam Sumatera Utara di stase pertama di tetapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nunukan selama enam bulan dan di stase ke dua di tetapkan di puskesmas sedadap selama enam bulan. Kemudian, (5)dr. Nila Sari dari Universitas Tadulako, (6)dr. Renaldi Wibisono dari Universitas Jember, (7)dr. Asmin dari Universitas Muslim Indonesia, di stase pertama di tetapkan di Puskesmas Sedadap Selama enam bulan dan di stase ke dua di tetapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nunukan.
Dinas kesehatan Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus mendukung program guna menjadikan tenaga medis yang berkompeten dan berkualitas, serta dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat secara menyeluruh.(*)
Teks/Foto : Putri Sartika Dewi, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom