Nunukan, SIMP4TIK – Dalam Rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025, berbagai kegiatan positif dilaksanakan.
Di Nunukan sendiri kegiatan festival bedug sahur atau lomba tabuh bedug sahur pun akan dilaksanakan.
Dijadwalkan Festival Bedug Sahur tersebut dilaksanakan pada Sabtu 22 Maret 2025, oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pemuda Perbatasan Nunukan.
Bertajuk Festival Bedug Sahur Pemuda Perbatasan (FEGESRA) Kabupaten Nunukan, ketua panitia pelaksana, Muh. Zhariif Hasan, mengatakan lomba tabuh bedug sahur ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama bulan Puasa.
“Sebelumnya kami melakukan giat pemberian bantuan sosial berupa paket sembako sebanyak 50 Paket yang dibagikan kepada siswa-siswi kurang mampu di 6 sekolah di Nunukan, diantaranya SMA Negeri 1, 2 dan 3 Nunukan, SMA Negeri 1 dan 2 Nunukan Selatan, SMA Katolik, yang dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai dengan 20 Maret, dan hari ini ada pembagian takjil sebanyak 500 kotak di alun-alun Nunukan, serta puncaknya besok festival atau lomba tabuh bedug sahur,” terangnya, Jumat (21/03/2025).
Menurut Zhariif Hasan, peserta yang mendaftar dalam festival bedug sahur tidak hanya dari Nunukan namun juga diikuti oleh peserta dari Pulau Sebatik dan Sembakung.
“Untuk peserta yang sudah mendaftar sebanyak 915 orang dari 27 tim, dimana 3 diantaranya tim dari Pulau Sebatik dan 1 tim dari Sembakung,” ujarnya.
Lanjut Zhariif Hasan panitia dalam penyelenggaraan lomba tabuh bedug sahur ini menyiapkan hadiah dengan total Rp45 juta untuk 7 pemenang, dimana penilaiannya akan dilakukan oleh 5 orang Dewan Juri.
“Kami Panitia FEGESRA Kabupaten Nunukan menyiapkan hadiah untuk juara 1, 2 dan 3 serta Juara peringkat 1 sampai 4, Dewan Juri akan menetapkan Juara berdasarkan akumulasi nilai yang diberikan oleh masing-masing Juri, yang ditetapkan melalui Keputusan Dewan Juri. Dengan Kriteria Penilaian sebagai berikut Penampilan, meliputi kerapian dan keserasian pakaian serta barisan kelompok/grup dari awal hingga selesai perjalanan, termasuk ketaatan terhadap larangan yang telah ditetapkan (25 persen); Harmonisasi dan kekompakan dalam memainkan alat-alat yang dibawa (35 persen); dan Kreatifitas dan keunikan kelompok/grup dalam membangunkan sahur, termasuk ekspresi dan semangat (40 persen),” ungkapnya.
Sementara itu, Festival Bedug Sahur yang akan dilaksanakan hari Sabtu, 22 Maret 2025, mulai pukul Pukul 20.30 WITA dengan Rute dimulai dari depan Ruko Liem Hie Djung (Tanah Merah), kemudian Jl. Jamaker dan Jl. Tanjung, Jl. Taman Makam Pahlawan, lanjut ke Jl. Bhayangkara, Jl. Ahmad Yani, Alun-alun Nunukan finish Tugu Dwikora.
“Kami mengimbau peserta untuk tertib dan mematuhi ketentuan lomba, setiap Kelompok wajib melakukan perjalanan sesuai rute yang telah ditetapkan, dengan senantiasa menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan dan berjalan sesuai dengan Nomor Urut Peserta yang telah ditetapkan dan dilarang saling mendahului. Namun setiap Kelompok dapat menampilkan aksi kreativitasnya maksimal selama 1 menit 30 detik di depan Panggung Kehormatan, (depan Tugu Dwikora Nunukan) tanpa salam dan perkenalan identitas Kelompok atau grup,” imbuhnya.(*)
Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom