NUNUKAN, SIMP4TIK - – Manager PLN Rayon Nunukan mengatakan Selama bulan Ramadhan suplay listrik tetap aman dan dipastikan tidak ada pemadaman bergilir. PLN Rayon Nunukan telah melakukan berbagai persiapan dan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan untuk memastikan tidak ada gangguan selama bulan suci Ramadhan.
Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan menjawab pertanyaan anggota DPRD Nunukan memastikan ketersediaan pasokan listrik selama bulan Ramadhan dan penjabaran rencana PLN menstabilkan suplay listrik di Kabupaten Nunukan. Senin (3/2/25) di ruang rapat Ambalat I Kantor DPRD Nunukan.
“ Jadi untuk mendukung kesiapan cadangan daya di nunukan saat ini, 20 MW ini sudah termasuk Sebatik, beban puncak rata-rata tertinggi kita saat ini adalah sekitar 15,8 MW, yang terjadi sekira jam 7 hingga jam 9 malam, Dan kami estimasikan untuk di bulan Ramadan ini mungkin ada penambahan daya sekitar 400-300 kali.” Kata Rendra
Dalam kesemnpatan tersebut, PLN Nunukan juga menyampaikan penambahan cadangan daya sebesar 4 MW untuk menghadapi kebutuhan listrik selama bulan Ramadan. Total daya yang tersedia mencapai 20 MW, dengan beban tertinggi diperkirakan mencapai 16 MW.
“ Kami tentunya sangat berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Seperti sebelumnya, mungkin ada defisit akibat kekurangan daya, namun telah melakukan antisipasi. Kami telah melakukan overhaul pada mesin-mesin yang ada dan telah memasukkan mesin-mesin baru ke dalam sistem, dan Kemarin, menambah 9 unit mesin dengan kapasitas masing-masing 600 kW, sehingga saat ini memiliki cadangan daya sebesar 4 MW.” jelasnya.
PLN Nunukan juga menyampaikan bahan bakar yang digunakan untuk pembangkit adalah B40, yang merupakan campuran HSD Solar untuk industri. Penggunaan bahan bakar ini dapat mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan pasokan listrik.
Selain itu, pemeliharaan rutin dilakukan pada pembangkit-pembangkit yang berlokasi di Sepilal, Sebatik, dan Sebaung. Interkoneksi kabel laut di lokasi tersebut menjadi bagian dalam menjaga kestabilan pasokan listrik, terutama saat beban puncak.
“ PLN Nunukan telah menyiapkan SOP khusus untuk operasi selama bulan Ramadan, prosedur ini, jika terjadi gangguan pada salah satu mesin, mesin lainnya akan segera standby dan siap beroperasi, sehingga pemadaman listrik dapat dihindari.” Ungkap Manager PLN Rayon Nunukan ini.
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD dan PLN Nunukan dimpimpin langsung ketua Komisi I Dr. Andi Muliyono, didampingi Sekretaris Komisi I Muhammad Mansur, dan Donal dihadiri Komisi II, Andi Fajrul Syam, SH dan Ketua Komisi III dan anggota, Riyan Antoni dan Said Hasan.
RDP tersebut digelar mengingat aspirasi masyarakat sebelum bulan Ramadhan menyampaikan hal tersebut ke para wakil rakyat untuk agar pada bulan tersebut suplay listrik di Kabupaten Nunukan tetap stabil dan kondusif sesuai harapan masyarakat.***
Teks/Foto : Taufik, S.KSi, M.IKom (Tim Publikasi SEKRETARIAT DPRD )
Editor : Taufik, S.KSi, M.IKom