NUNUKAN, SIMP4TIK Wakil Ketua DPRD Nunukan Arpiah ST, mengapresiasi aspirasi Forum,Anak Daerah Kabupaten Nunukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Menurutnya, meskipun banyak hal yang telah diatur dalam peraturan daerah (Perda), tantangan terbesar yang dihadapi adalah realisasi dari aturan-aturan tersebut yang hingga kini belum berjalan optimal.

"Sangat luar biasa, kami sangat mengapresiasi apa yang telah mereka suarakan. Beberapa hal yang disampaikan memang sudah ada aturannya, seperti masalah rokok yang sudah diatur dalam Perda. Namun, yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah bagaimana aturan-aturan ini bisa dijalankan dengan baik di lapangan," ujar Arpiah.

Sebagai bagian dari legislatif, DPRD Nunukan memiliki peran penting dalam pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan yang telah ditetapkan.

Arpiah menegaskan, pengawasan sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal-hal seperti eksploitasi anak, beasiswa, dan isu lainnya yang sudah seharusnya mendapat perhatian lebih.

"Seperti yang kita ketahui, sudah ada peraturan yang mengatur masalah ini, namun realisasinya masih jauh dari harapan. Pengawasan kami akan terus berlanjut untuk memastikan bahwa aturan ini bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Selain itu, Arpiah juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi di Nunukan, yang saat ini menghadapi berbagai masalah, terutama bagi anak-anak.

Ia berharap program-program dari instansi terkait dapat mendengar dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh forum anak di Kabupaten Nunukan.

"Kondisi di Nunukan memang membutuhkan perhatian lebih. Banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan agar anak-anak bisa tumbuh dengan aman dan nyaman. Kami berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti permintaan yang telah disampaikan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arpiah juga mengungkapkan bahwa DPRD Nunukan telah memperhatikan 17 arah pembangunan yang telah direncanakan, dan beberapa di antaranya bisa disinergikan serta dikolaborasikan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran yang tersedia.

Hal ini bertujuan agar dana yang tersedia dapat dialokasikan pada hal-hal yang lebih prioritas dan mendesak.

"Alhamdulillah, pelaksanaan program-program yang ada sudah cukup baik, namun kami tetap berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan bahwa program-program tersebut dilaksanakan dengan maksimal. Kami berharap dengan pelaksanaan yang baik, kita dapat menambah prioritas lain yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tutupnya.***

Teks/Foto : Taufik, S.KSi, M.IKom (Tim Publikasi SEKRETARIAT DPRD )

Editor : Taufik, S.KSi, M.IKom