Nunukan, SIMP4TIK – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan terjadinya bencana angin puting beliung di wilayah Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 11.43 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah tinggal dan tempat usaha mengalami kerusakan pada bagian atap.
Mendapat laporan kejadian, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Tim melakukan evakuasi serta pembersihan puing-puing bangunan yang berserakan akibat terpaan angin kencang.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan berat terjadi pada beberapa bangunan, di antaranya atap kios atau counter telepon seluler milik Baharuddin, serta atap rumah milik Lambele yang diketahui baru pulang dari rumah sakit.
Adapun bangunan yang terdampak meliputi Restoran Nalabasta milik Winardi, Gudang Rumput Laut milik Falah, warung kios Sembako milik La Fandi, rumah tinggal sekaligus tempat usaha milik Puang Amin, rumah usaha milik Baharuddin, serta rumah tinggal milik Lambele.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka. Hingga proses penanganan selesai dilakukan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.
Komandan Lapangan BPBD Kabupaten Nunukan, Awan, mengatakan bahwa respons cepat dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
"Sesaat setelah menerima informasi kejadian, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, membersihkan material yang berpotensi membahayakan, serta melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan," ujar Awan.
BPBD Kabupaten Nunukan mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, memperkuat bagian bangunan yang rentan terhadap terpaan angin kencang, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan di wilayah masing-masing. (*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : BD Novelinna