Sembakung, SIMP4TIK - Banjir yang melanda wilayah Sembakung, Kabupaten Nunukan, mulai merendam sejumlah fasilitas umum. Berdasarkan laporan pemantauan pada Minggu pagi (4/1/2026) Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sembakung dan SD Negeri 001 Sembakung dilaporkan telah tergenang air.
Sementara itu, beberapa fasilitas umum lainnya masih terpantau dalam kondisi aman. Namun demikian, sejumlah sekolah mulai terdampak banjir pada bagian halaman sekolah. Hal ini disebabkan posisi lahan sekolah yang lebih rendah dibandingkan badan jalan atau aspal di sekitarnya, sehingga air dengan mudah meluap ke area tersebut.
Untuk wilayah Desa Atap RT 6 dan RT 7 Dusun Tembelunu/Salid, hingga saat ini belum diperoleh informasi pasti mengenai rumah warga yang terdampak secara langsung oleh banjir. Pihak terkait masih menunggu laporan resmi dari ketua RT setempat guna memastikan kondisi di lapangan.
Hasil pemantauan tiang ukur air di wilayah Tembelunu menunjukkan ketinggian air mencapai sekitar 1,15 meter. Akibat kondisi tersebut, aktivitas dan rutinitas harian warga hanya dapat dilakukan dengan menggunakan perahu motor atau ketinting, mengingat akses jalan darat telah terendam banjir.
Meski demikian, situasi secara umum dilaporkan masih dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan terus dilakukan oleh personel Pos Sembakung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan debit air dan dampak lanjutan bagi masyarakat.(*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom