Nunukan, SIMP4TIK – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Pada Selasa, 12 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan berbagai instansi terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan turut hadir sebagai salah satu narasumber. BPBD diwakili oleh Kasubid Penyelamatan, Hasan, yang memberikan materi terkait langkah-langkah penanganan dini, pencegahan, serta penanganan cepat saat terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan instansi terkait mengenai pentingnya pencegahan karhutla, khususnya memasuki musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran lahan.
Dalam pemaparannya, Hasan menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Penanganan karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau petugas di lapangan saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat besar dan bisa merugikan banyak pihak,” ujar Hasan selaku Kasubid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Nunukan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan diikuti peserta dengan antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di lapangan. (*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : BD Novelinna