Nunukan, SIMP4TIK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait peristiwa kebakaran yang nyaris menghanguskan satu unit rumah di Jalan Ujang Dewa, Kelurahan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan Selatan, Rabu (18/02/2026).
Peristiwa tersebut dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api dari instalasi di dalam rumah. Api sempat membesar dan memicu kepulan asap tebal dari bagian bangunan, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa masyarakat langsung bergerak cepat saat melihat tanda-tanda kebakaran.
“Kami lihat ada asap dan percikan api dari dalam rumah. Tanpa menunggu lama, kami langsung ambil air dan alat seadanya untuk memadamkan api. Syukurlah bisa dikendalikan sebelum merembet ke bagian lain,” ujarnya.
Tak berselang lama setelah laporan diterima, tim BPBD Kabupaten Nunukan bersama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Petugas memastikan api benar-benar padam serta melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mencegah potensi kebakaran susulan.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, sebagian instalasi listrik dan beberapa bagian rumah mengalami kerusakan ringan akibat kobaran api.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Nunukan, Yunus, mengapresiasi kesigapan warga yang turut membantu proses pemadaman awal sebelum petugas tiba di lokasi.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan cepat warga yang sigap memadamkan api sebelum membesar. Ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Namun kami juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tangga. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan instalasi listrik sesuai standar, tidak menumpuk penggunaan alat elektronik dalam satu sumber daya, serta segera melaporkan apabila terjadi potensi kebakaran.
Melalui respons cepat ini, BPBD Kabupaten Nunukan berharap kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan kebakaran semakin meningkat demi meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar di kemudian hari (*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : BD Novelinna