Nunukan, SIMP4TIK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, pada Minggu (25/01/2026) sore.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Laporan kebakaran diterima BPBD sekitar pukul 15.30 WITA, dan petugas langsung menuju lokasi kejadian Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 15.50 WITA dan segera melakukan upaya pemadaman.
Dengan respons cepat dan kerja sama yang terkoordinasi, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.30 WITA, sehingga tidak meluas ke area lain yang berpotensi terdampak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Nunukan, Yunus Randa Layuk, mengatakan bahwa kecepatan respons petugas menjadi faktor utama dalam menekan dampak kebakaran.
“Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi, kondisi lahan yang kering memang cukup menyulitkan, namun berkat kerja sama tim, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam,” ujarnya.
Dalam proses pemadaman, BPBD mengerahkan 9 personel dengan dukungan 1 unit mobil suplai DALKARHUTLA sebagai sarana operasional utama, proses pemadaman berlangsung intens mengingat karakteristik lahan yang mudah terbakar.
Yunus juga menegaskan bahwa BPBD akan terus meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena selain berbahaya, hal ini dapat merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan sanksi hukum,” tegasnya.
Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan, dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa.
BPBD Kabupaten Nunukan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi memicu dan mempercepat penyebaran api, demi menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan bersama.(*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : BD Novelinna