Nunukan, SIMP4TIK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak tanah longsor di Desa Wa’Yagung dan Desa Pa Kebuan, Kecamatan Krayan Timur, Jumat (01/05/2026)

Kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk mengidentifikasi kondisi lapangan serta menentukan upaya penanganan yang tepat.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PK&RR), Yunus Randa, yang turut didampingi oleh Kepala Subbidang PK&RR beserta tim.
Dari hasil pemantauan awal, BPBD menemukan beberapa titik longsor yang berpotensi mengganggu akses masyarakat serta membahayakan lingkungan sekitar, terutama saat curah hujan tinggi.

Dalam keterangannya, Yunus Randa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko bencana di wilayah rawan longsor.

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini dan mengumpulkan data di lapangan. Hal ini penting sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang efektif, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Yunus Randa.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk tindak lanjut, termasuk kemungkinan penanganan teknis serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak berdampak lebih luas.

BPBD Nunukan mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca ekstrem, serta segera melaporkan jika ditemukan tanda-tanda potensi pergerakan tanah. (*)
 

Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )

Editor : BD Novelinna