NUNUKAN, SIMPATIK – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan menyalurkan bantuan sosial bagi para korban di beberapa lokasi berbeda, Rabu (28/1/2026).
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3A, Faridah Aryani, SE., M.A.P., didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Totok Suprapto, serta personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Nunukan.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Jalan Rimba, Kelurahan Nunukan Tengah. Di lokasi ini, sebanyak empat kepala keluarga menerima paket bantuan setelah kehilangan tempat tinggal akibat amuk si jago merah.
Penyerahan bantuan turut disaksikan oleh Lurah Nunukan Tengah, Ainun, S.AP. Berdasarkan data di lapangan, kawasan ini terdampak dua kejadian kebakaran dalam waktu yang berdekatan: Selasa, 27 Januari 2026, kebakaran terjadi pada pukul 03.17 WITA dini hari. Minggu, 11 Januari 2026, kebakaran terjadi pada pagi hari.
Selain di Jalan Rimba, rombongan Kepala Dinas juga bertolak menuju Jalan Ujang Dewa, Sedadap, untuk menyerahkan bantuan kepada dua keluarga korban kebakaran. Musibah di wilayah ini diketahui terjadi pada Senin malam, 26 Januari 2026, sekitar pukul 23.05 WITA.
Dalam penyaluran di Sedadap, Kepala Dinas didampingi oleh Lurah Nunukan Selatan, Afrendi.
"Bantuan yang kami serahkan berupa kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ujar Faridah Aryani di sela-sela kegiatan.
Keterlibatan personel Tagana dalam pendistribusian ini memastikan bahwa logistik sampai langsung ke tangan yang berhak. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, pakaian layak pakai, serta perlengkapan tidur untuk membantu warga melewati masa darurat pasca-bencana.
Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial berkomitmen untuk terus memantau kondisi para penyintas dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar mereka tetap terjaga selama masa pemulihan.
Teks/Foto : Julita Lombok,SKM (Tim Publikasi DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK )
Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom