Nunukan, SIMP4TIK - Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan menyalurkan bantuan berupa booth UMKM kepada pelaku UMKM produktif dan kelompok rentan.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil agar semakin mandiri dan berdaya saing.
Sebanyak 10 unit booth UMKM yang merupakan hasil pengadaan melalui APBD Tahun Anggaran 2025, dan telah resmi diserahterimakan kepada para penerima manfaat.
Booth tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penunjang bagi pelaku UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Kepala Bidang UKM DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Mardiana, menjelaskan bahwa untuk sementara booth tersebut belum digunakan untuk berjualan karena lokasi UKM Center masih dalam proses rehabilitasi.
“Booth ini sudah kami serahterimakan kepada UMKM produktif dan kelompok rentan bulan lalu, namun untuk sementara belum digunakan karena tempatnya masih direhabilitasi,” jelasnya, Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, pengadaan booth tersebut dilakukan pada bulan Desember 2025 dengan nilai sekitar Rp4,9 juta per uni, saat ini, proses rehabilitasi lokasi hampir rampung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
“Insyaallah pekan ini rehabnya sudah selesai, setelah itu, para pelaku UMKM bisa mulai memanfaatkan booth untuk berjualan,” tambahnya.
Booth UMKM tersebut mengusung identitas bertuliskan “UKM Tangguh Bersama Energi Baru”, sebagai simbol semangat kebangkitan dan optimisme pelaku usaha kecil di Kabupaten Nunukan.
Melalui bantuan ini, DKUKMPP berharap UMKM penerima manfaat dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produknya, meningkatkan pendapatan, serta berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha dari kelompok rentan.(*)
Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom