Nunukan, SIMP4TIK – Di tengah kemeriahan dan kebahagiaan acara Pelepasan 108 Siswa Kelas VI SDN 001 Nunukan Tahun Pelajaran 2025/2026 di Gedung Amalia, Nunukan, Sabtu ( 30/5/2026 ) terselip sebuah kisah yang mengundang haru dan membuat banyak hadirin meneteskan air mata.

Di antara para siswa yang menerima penghargaan dan mengikuti prosesi pelepasan, terdapat satu nama yang dipanggil namun tak dapat hadir bersama teman-temannya. Ia adalah Dhikyansyah, siswa kelas VI SDN 001 Nunukan yang telah meninggal dunia akibat kecelakaan beberapa hari sebelum acara pelepasan dilaksanakan.

Ketika nama Dhikyansyah disebut oleh pembawa acara, suasana yang sebelumnya penuh sukacita mendadak berubah hening. Langkah seorang ibu berjalan perlahan menuju panggung. Ia adalah Ibu Rizki M, ibunda Diki, yang hadir untuk mewakili putranya menerima penghargaan dan kenang-kenangan dari sekolah.

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Rizki menerima penghargaan yang seharusnya diterima langsung oleh putranya. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam rangkaian acara pelepasan. Banyak guru, orang tua murid, dan tamu undangan yang tampak tidak kuasa menahan kesedihan saat menyaksikan seorang ibu berdiri sendiri di atas panggung mewakili anak yang telah berpulang.

Dhikyansyah seharusnya menjadi salah satu dari 108 siswa yang merayakan kelulusan bersama sahabat-sahabatnya. Namun takdir berkata lain. Kepergiannya yang begitu mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan seluruh keluarga besar SDN 001 Nunukan.

Sebagai bentuk penghormatan, seluruh hadirin memberikan doa terbaik untuk almarhum Dhikyansyah. Suasana Gedung Amalia dipenuhi rasa haru ketika para guru mengenang sosok Diki sebagai siswa yang baik dan ramah selama menempuh pendidikan di SDN 001 Nunukan.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebahagiaan, terkadang tersimpan kisah kehilangan yang mendalam. Bagi Ibu Rizki M, hari pelepasan yang seharusnya menjadi hari kebanggaan bersama putranya berubah menjadi hari penuh kenangan dan kerinduan.

Meski Dhikyansyah tidak sempat berdiri bersama teman-temannya mengenakan pakaian terbaik pada hari kelulusan, namanya tetap menjadi bagian dari sejarah angkatan Kelas VI SDN 001 Nunukan Tahun Pelajaran 2025/2026. Kehadirannya akan selalu dikenang oleh sahabat, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah.

Selamat jalan, Dhikyansyah. Namamu akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar SDN 001 Nunukan. Doa terbaik kami menyertaimu, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan.

Teks/Foto : Paisal (Tim Publikasi DINAS PEMADAM KEBAKARAN )

Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom