Nunukan, SIMP4TIK - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Nunukan sejak Jumat malam hingga dini hari menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang air. Laporan banjir mulai berdatangan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan sejak pagi, menandakan banyaknya titik permukiman yang terdampak, Sabtu (29/11/2025).
Merespons kondisi tersebut, BPBD Nunukan bergerak cepat dengan menurunkan 15 personel tim rescue ke lokasi-lokasi kejadian. Untuk mempercepat proses penanganan, BPBD mengerahkan empat unit mesin alcon guna menyedot air yang masih menggenangi rumah warga. Sementara itu, satu unit mobil operasional L300 BPBD turut digunakan untuk mengangkut peralatan dan memobilisasi personel ke berbagai titik banjir.
Selain melakukan penyedotan air di permukiman, petugas BPBD juga terjun langsung untuk membersihkan material lumpur, pasir, dan sampah yang terbawa arus hujan, khususnya di kawasan Simpang 3 Pelabuhan. Pembersihan ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap aman dilalui serta meminimalkan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang licin.
BPBD Nunukan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta untuk segera melaporkan jika terjadi peristiwa serupa agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.(*)
Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom