NUNUKAN, SIMPATIK - Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, tampil sebagai pembina upacara bendera di SD Negeri 02 Nunukan, Senin (26/1/2026), di halaman sekolah, Jalan Rimba, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, diikuti guru serta ratusan siswa siswi SD 02 Nunukan.
Kehadiran wakil rakyat tersebut memberi warna tersendiri bagi kegiatan rutin yang biasa digelar setiap hari Senin, dan menjadi Pembina upacara adalah kepala Sekolaht atau Guru sekolah SD 02 Nunukan.
Namun hadirnya Muhammad Mansur membuat suasana menjadi lebih hidup, siswa siswi SD 02 Nunukan tampak lebih antusias, barisan terlihat lebih rapi, dan saat menyanyikan lagu kebangsaan terdengar lebih semangat.
Dalam amanat upacara, Sekretaris Komisi I ini menyampaikan pesan motivasi kepada pelajar dan tenaga pendidik, pesan yang disampaikan mengalir ringan dan sarat makna.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SD 02 Nunukan atas sambutan yang hangat, Sekolah dasar menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak sejak dini,”kata Mansur
Menurunya, perhatian DPRD, khususnya Komisi I, mengarah pada sektor Pendidikan, karena Pendidikan dasar dinilai sebagai tahap yang sangat menentukan arah tumbuh kembang generasi muda, terutama di Kabupaten Nunukan.
“Anak-anakku, belajarlah dengan sungguh-sungguh, belajar bukan hanya membaca buku, tetapi juga belajar menghormati guru, orang tua, serta teman-teman di sekolah,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Mansur juga menyinggung nilai-nilai Profil Pelajar Indonesia yang sebelumnya disampaikan pihak sekolah., menrutnya nilai itu harus dihidupi setiap hari, berbuat baik kepada orang tua, sahabat, dan guru.
“ Karena guru punya peran besar dalam dunia pendidikan dan menjadi investasi bagi masa depan bangsa,” tuturnya, disambut seruan setuju dari siswa.
Selain pelajar, perhatian juga diarahkan kepada peran komite sekolah, Muhammad Mansur menilai komite memiliki posisi penting sebagai penghubung sekolah dan orang tua, pengalaman panjang di bidang pendidikan sejak 2015 silam menunjukkan banyak anak di daerah perbatasan tumbuh dengan semangat tinggi meski jauh dari pusat pemerintahan.
Lebih lanjut disampaikannya, Muhammad Mansur turut menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi guru, masih ditemukan persoalan yang berujung pada intimidasi terhadap tenaga pendidik.
“Guru membutuhkan perlindungan, Jika ada masalah di sekolah, sebaiknya dibicarakan bersama, bukan langsung dibawa ke jalur hukum, DPRD juga sedang menggodok Perda perlindungan bagi guru agar tenaga pendidik kita dapat dilindungi secara hukum,” tegasnya.
Upacara bendera diakhiri dengan suasana hangat. Guru dan siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, lagu kebangsaan Indonesia yang dikumandangkan di akhir upacara menjadi penutup yang memberi pesan tentang pentingnya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berilmu.***
Teks/Foto : Taufik, S.KSi, M.IKom (Tim Publikasi SEKRETARIAT DPRD )
Editor : Taufik, S.KSi, M.IKom