Nunukan, SIMP4TIK - Kecamatan Nunukan secara konsisten berkomitmen untuk mengembangkan kawasan bebas rokok di seluruh wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua kalangan. Program yang dirancang secara komprehensif ini tidak hanya bertujuan untuk membatasi aktivitas merokok di tempat-tempat umum, tetapi juga sebagai gerakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan orang di sekitarnya. Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan secara sinergis dengan berbagai pihak terkait, termasuk Puskesmas Nunukan Timur yang telah turut berperan aktif dalam rangka advokasi dan penyebaran informasi di bidang promosi kesehatan (promkes), Rabu (1/4/2026) di Kantor Kecamatan Nunukan.
Puskesmas Nunukan Timur telah melaksanakan serangkaian aktivitas advokasi yang intensif sejak beberapa bulan terakhir, mulai dari melakukan kunjungan langsung ke berbagai titik strategis di wilayah kecamatan. Tim promkes puskesmas secara teratur menggelar penyuluhan dan sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok warga, pelaku usaha yang menjalankan bisnis di sektor kuliner, perdagangan, hingga pihak pengelola lembaga pendidikan seperti sekolah dasar, menengah, dan juga tempat ibadah. Dalam setiap kesempatan penyuluhan, mereka tidak hanya memberikan pemahaman yang jelas tentang dampak buruk merokok bagi kesehatan tubuh, termasuk risiko penyakit jantung, gangguan pernapasan, hingga kanker, tetapi juga menjelaskan secara rinci tentang peraturan kawasan bebas rokok yang telah ditetapkan serta konsekuensi yang akan diberikan bagi mereka yang tidak mematuhinya. Dalam setiap tahap advokasinya, tim promkes puskesmas tidak hanya fokus pada pemberian informasi tentang aturan yang berlaku, tetapi juga memberikan edukasi mendalam tentang manfaat kesehatan yang akan diperoleh jika kawasan bebas rokok dapat berjalan dengan baik dan efektif. Hasil dari berbagai upaya tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat positif, di mana sebagian besar masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kecamatan Nunukan telah menunjukkan dukungan yang antusias serta kesediaan yang tinggi untuk mengikuti dan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan bersama.
Sekretaris Camat Nunukan, Asnawi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kerja sama yang terjalin dengan baik antara pemerintah kecamatan, puskesmas, dan berbagai pihak lainnya, serta hasil yang telah dicapai hingga saat ini melalui berbagai langkah yang telah ditempuh. Ia menyatakan bahwa pihak kecamatan sangat mendukung penuh pelaksanaan program kawasan bebas rokok ini, mengingat kesehatan masyarakat adalah prioritas utama dalam pembangunan wilayah.
“Program kawasan bebas rokok ini bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk asap rokok. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga dan mematuhi aturan ini demi terciptanya lingkungan yang sehat dan berkualitas,” ujar Asnawi.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran aktif Puskesmas Nunukan Timur dalam melakukan edukasi dan advokasi kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan kawasan bebas rokok yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan penuh harapan, pihak kecamatan menyampaikan bahwa melalui program kawasan bebas rokok yang terus digalakkan ini, lingkungan hidup di Kecamatan Nunukan akan menjadi lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi semua kalangan masyarakat, serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.(*)
Teks/Foto : Putri Sartika Dewi, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom