Nunukan, SIMP4TIK – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menyediakan armada transportasi melalui Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Udara Tahun 2026, khususnya rute perintis Nunukan - Krayan.

Menurut Ryan, program yang diluncurkan secara resmi oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., Selasa (6/1/2026) ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masyarakat di dataran tinggi Krayan.

“Selain mengapresiasi setinggi-tingginya, saya kira pemerintah kabupaten Nunukan melalui launching hari ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat Krayan. Kalau dipikir-pikir, program ini direalisasikan begitu cepat. Perasaan kita baru saja ketuk palu kemarin, mereka sudah mengeksekusi. Kami mengapresiasi kinerja seperti ini,” kata Ryan, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan, percepatan pelaksanaan SOA juga menjadi langkah penting dalam mengantisipasi lonjakan penumpang saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Ke depannya, saya berharap pemerintah Kabupaten Nunukan dan pihak terkait lainnya, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun TNI seperti TNI AU dan TNI AL, bisa berkoordinasi sejak dini untuk mengantisipasi membeludaknya calon penumpang di Nataru tahun 2026. Tahun 2025 masyarakat merasakan dampaknya, harus menggunakan KTP, diundi, dan sebagainya. Kita punya waktu satu tahun untuk membuat skema solusinya,” jelasnya.

Ryan menekankan pentingnya koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan pemerintah kabupaten/kota di Kaltara dan pihak TNI, agar mobilitas masyarakat berjalan lancar.

“Perlu adanya komunikasi intens antar pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Kota Nunukan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, bahkan Kota Tarakan, hal ini penting karena secara sosiologis, warga Krayan memiliki ikatan erat dengan Malinau, dan Tarakan menjadi kota transit bagi penumpang dari luar,” ujarnya.

Selain itu, Ryan menyampaikan terima kasih atas skema operasional SOA yang fleksibel.

“Bupati juga menyampaikan bahwa penerbangan ini dalam satu minggu ada empat kali, namun di momen tertentu seperti liburan sekolah, Agustusan, dan puncak Nataru, penerbangan akan ditambah menjadi enam kali per minggu, sebagai bagian dari masyarakat Krayan, saya sangat mengapresiasi dan menghargai keseriusan Pemda dalam mempercepat program ini dan memikirkan skema tepat untuk mengantisipasi bulan-bulan padat,” katanya.

Ryan menegaskan bahwa anggaran SOA melalui APBD tidak berubah dari tahun sebelumnya, namun pemerintah tetap memperlihatkan langkah cepat dan tepat sasaran.

“Poin utamanya, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah cepat yang ditunjukkan Pemda melalui SOA dan anggarannya, mudah-mudahan ke depannya, komunikasi dan sinergi antar kabupaten/kota di Kaltara dan pihak TNI juga bisa meningkatkan lagi dukungan anggarannya,” tutup Ryan.

Program SOA 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat Krayan, mempermudah akses transportasi udara, dan meringankan beban biaya perjalanan, terutama saat momen-momen padat seperti Nataru.(*)

Foto : Ryan

Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )

Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom