Nunukan, SIMP4TIK - Lomba Renang KONI Cup 2025 resmi digelar untuk pertama kalinya di Nunukan dan langsung menjadi ruang baru bagi tumbuhnya mimpi para perenang muda.

Ketua Penyelenggara KONI Cup Nunukan, Sularno, menyampaikan bahwa penyelenggaraan perdana ini menjadi langkah awal untuk melihat potensi para atlet sekaligus mempersiapkan mereka menuju kompetisi yang lebih besar.

“Betul bahwa tahun ini adalah tahun pertama kita melaksanakan Lomba Renang KONI Cup 2025, dengan hasil ini, bisa kita jadikan patokan untuk melihat limit-limit anak kita yang nantinya akan mewakili event yang lebih besar, terutama event porprov Kaltara 2026,” ujar Sularno, Kamis (27/11/2025).

Ia menegaskan bahwa banyak hal masih perlu dibenahi agar event berikutnya berjalan lebih baik.

“Masih banyak kekurangan yang harus kami benahi dan koordinasikan dengan KONI, harapannya, setelah ini masih ada event-event lain sehingga anak-anak bisa terus termotivasi berlatih secara rutin,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa panitia saat ini masih dalam tahap belajar karena belum mendapat pembinaan dari Pengprov.

“Tahun-tahun ke depan kami akan mengadakan pelatihan agar penyelenggara memiliki standar yang jelas, termasuk sertifikasi sehingga penyelenggaraan berjalan fair bagi semua pihak.”tuturnya.

Mengenai fasilitas, Sularno mengakui sarana renang yang ada belum sesuai standar.

“Memang masih kurang standar, tetapi itu tidak menghambat kami dan para atlet untuk terus mengembangkan prestasi. Ada usulan dari orang tua dan pecinta renang agar dibangun kolam renang standar, dan kalau memungkinkan secara bertahap kami pasti mendukung demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Prestasi para atlet Nunukan yang sebelumnya turut berlaga di beberapa event tingkat daerah juga memberi semangat baru bagi pengembangan renang di Kabupaten Nunukan.

“Di Gubernur Cup di Lantamal Tarakan kemarin, kami bisa meraih tiga medali emas dan satu perak. Ini memacu kami dan anak-anak bahwa Kabupaten Nunukan bisa bersaing, baik di Kaltara maupun tingkat nasional,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa kehadiran perenang nasional Yudo, yang kini berdinas sebagai PNS di Nunukan, memberikan inspirasi besar bagi atlet muda. “Kehadiran Mas Yudo memotivasi anak-anak. Kami rangkul beliau agar pembinaan renang ke depan semakin baik," ujarnya.

Gelaran perdana ini menampilkan kemampuan terbaik para perenang muda dari berbagai kelompok usia. Pada gaya bebas 50 meter KU 8–13 putri, Aurora Humaierah Qhairunnisa keluar sebagai juara pertama, disusul Nur Athira Balqis dan Andi Nur Eiliyah Athifah. Di kategori putra, Alvin Jeremiah Karsten Dewata meraih juara pertama, sementara posisi kedua dan ketiga ditempati Muhammad Aizar Haedirnuh dan Radhi Faqih Alghazali.

Pada gaya dada 50 meter KU 8–13 putri, Zahwa Vania I.S menjadi juara pertama diikuti Aurora Humaierah Qhairunnisa dan Nur Athira Balqis. Untuk putra, gelar juara diraih Muh. Aizar Haedirnuh, disusul Alvin Jeremiah Karsten Dewata dan Hisyam Althaf.

Di U 14–16 putri gaya bebas 50 meter, Amanda Sabrina tampil sebagai juara. Pada putra, Keanu Orlando C meraih posisi pertama, diikuti Jusriamsyah dan Rafta Yanuar. Amanda Sabrina kembali menjadi juara di nomor punggung 50 meter KU 14–16 putri.

Masuk kategori KU 17+, prestasi membanggakan kembali muncul. Pada gaya bebas 50 meter putri, juara pertama diraih Hilliary Zhang, disusul Zahwa Vania I.S dan Putriana. Di nomor putra, M. Rizky menempati urutan pertama, diikuti Steve Dodi serta M. Shah Rukh.

Pada gaya dada 50 meter KU 17+ putri, Putriana menjadi yang terbaik diikuti Hillary Zheng dan Giselle Gunawan. Untuk putra, M. Rizky kembali menjadi juara pertama, disusul Syawal dan Steve Dodi. Di nomor punggung putri kategori sama, Putriana kembali meraih juara disusul Hilliary Zheng dan Zahwa Vania I.S, sedangkan pada putra, Alvin Jeremiah Karsten Dewata mengamankan posisi pertama diikuti M. Shah Rukh dan M. Aizar Haedirnuh.

Pada gaya kupu-kupu 50 meter KU 17+ putri, tiga juara yaitu Zahwa Vania I.S, Aurora Humaierah Q, dan Putriana. Sementara pada putra, Alvin Jeremiah Karsten Dewata meraih juara pertama, disusul M. Rizky dan Steve Dodi.

Di nomor gaya bebas 100 meter KU 17+ putri, juara diraih Hilliary Zheng dan Zahwa Vania I.S. Untuk putra, tiga terbaik yaitu Alvin Jeremiah Karsten Dewata, Muhammad Aizar Haedirnuh, dan M. Shah Rukh.

Dengan semangat yang mengalir dari para atlet muda, KONI Cup 2025 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga titik awal yang menyalakan mimpi-mimpi besar perenang Nunukan untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.(*)

Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )

Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom