Sebatik, SIMP4TIK - Pemerintah Kecamatan Sebatik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026, dengan fokus pada pemerataan infrastruktur layanan dasar dan penguatan ekonomi lokal, dihadiri pejabat daerah serta pemangku kepentingan setempat, Rabu (28/1/2026).

Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan desa dengan kebijakan Kabupaten Nunukan.

Dengan mengusung tema “Pemerataan Infrastruktur Layanan Dasar dan Infrastruktur Ekonomi untuk Menunjang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif”.

Kegiatan ini menekankan prinsip perencanaan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah perbatasan.

Camat Sebatik, Wahyyuddin, S.Sos, membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan serta penguatan ekonomi lokal.

“Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan prioritas pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur layanan dasar dan ekonomi strategis menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Sebatik.

Acara ini dihadiri Anggota DPRD Dapil Sebatik H. Firman H. Latif, Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan, Sekretaris DPMD Kabupaten Nunukan, Forkopimcam, perangkat kecamatan, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi lintas sektor dalam merencanakan pembangunan daerah.

Dalam Musrenbang, berbagai prioritas pembangunan dibahas, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur dasar untuk mengurangi kesenjangan wilayah hingga pembangunan infrastruktur ekonomi strategis yang mendukung arus perdagangan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, dibahas juga pengembangan infrastruktur yang mendukung kualitas lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan adaptasi terhadap perubahan iklim, Optimalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, perlindungan sosial, pelestarian kebudayaan lokal, serta penguatan potensi dan daya saing generasi muda juga menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan.

Menutup kegiatan, Camat Wahyyuddin menegaskan kembali, “Kami berkomitmen mendorong pembangunan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan agar seluruh masyarakat Sebatik dapat merasakan manfaatnya.”

Ia berharap semua usulan yang muncul dalam Musrenbang menjadi dasar penyusunan perencanaan daerah yang terarah, terukur, dan tepat sasaran. (*)

Teks/Foto : Abdul Rahman, S.A.P (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK )

Editor : BD Novelinna