SEMBAKUNG ATULAI, SIMPATIK, Diatas jam sembilan malam pelajar di sembakung atulai dilarang keluyuran, karena jam tersebut merupakan waktu istirahat yang seharusnya dimanfaatkan pelajar untuk berada di rumah, mempersiapkan diri menghadapi kegiatan belajar keesokan hari, serta menghindari potensi pengaruh negatif lingkungan malam hari.

Hal ini disampaikan Personel Satpol PP Kecamatan Sembakung, Marten dalam sosialisasi jam malam bagi pelajar, pada selasa (27/1/26) di kantor Kecamatan Sebangkung Atulai Kabupaten Nunukan.   

Marten mengatakan, hal ini merupakan upaya mencegah kenalakalan remaja dan phatology sosial yang mengancam para gerenerasi muda di Kecamatan Sembakung Atulai. 

“Setelah jam sembilan malam, tidak boleh ada anak SD, SMP, atau SMA sederajat yang keluyuran. Jika kedapatan, akan kita dokumentasikan lalu di laporkan kepada pihak sekolah untuk di lakukan pembinaan. Kecuali di dampingi orang tua atau mendapat tugas dari Sekolah” tegas marten.

Pemberlakuan jam malam ini, kata Marten berdasarkan berdasarkan Surat Edaran Bupati Nunukan nomor 293-SATPOL.PP/100.3.4.2/XII/2025 tentang penerapan Jam malam bagi peserta didik untuk mewujudkan generasi cerdas, terampil dan berkarakter. 

“ Kita akan terus berkoordinasi dengan Permerintah Kecamatan yakni staf trantib dan Satpol-pp melakukan Kordinasi dan Sosialisasi terhadap Surat edaran tersebut,” tambahnya. 

Selain itu juga marten menegaskan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi melalui sosialisasi di berbagai Sekolah yang ada di Sembakung Atulai. 

“ Terkait Surat Edaran Bupati tentang jam malam bagi peserta didik, kita akan umumkan sebelum dan sesudah ibadah di  mulai baik di gereja ataupun di masjid " ujarnya. 

Melalui kegiatan ini Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai berharap dapat membina dan menciptakan generasi yang lebih disiplin, berkarakter, dan sehat 
Mencegah kegiatan negatif seperti pergaulan bebas dan narkoba, dapat diminimalisir, untuk memperkuat peran keluarga dalam meningkatkan waktu istirahat, fokus belajar siswa siswi di Kecamatan tersebut. 

“ Kami menghimbau kepada guru, orang tua siswa untuk bersinergi dalam mendidik anak generasi muda , dan kita berharap dengan pemberlakuan jam malam ini generasi emas di Sembakung Atulai ini dapat terwujud untuk masa depan anak anak kita,” tutup Marten.***

Teks/Foto : Fihir Amsar Amrie (Tim Publikasi KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI )

Editor : Taufik, S.KSi, M.IKom