Nunukan, SIMP4TIK - Pemerintah Kabupaten Nunukan memfasilitasi audiensi bersama mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Demokrasi (Formasi) sebagai wadah penyampaian aspirasi terkait pelaksanaan program beasiswa daerah.
Kegiatan ini berlangsung, Rabu (21/1/2026), di Kantor Bupati Nunukan dan berjalan dengan tertib serta kondusif.
Audiensi diawali dengan penyampaian aspirasi oleh dua orang mahasiswa Formasi, Harkim Moris Andarias dan Resti Abi Milo, di depan Kantor Bupati Nunukan sekitar pukul 10.30 WITA.
Aksi tersebut berlangsung damai dengan pengamanan dari Polres Nunukan dan Satpol PP sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.
Sekitar pukul 11.00 WITA, Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar audiensi resmi di Ruang Pertemuan Lantai I Kantor Bupati Nunukan.
Audiensi dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, dan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Muhammad Amin, SH, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Gat, S.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ahmad, S.IP., M.Si, Kepala Kesbangpol Nunukan Hasan Basri Mursali, M.A.P, serta Kasat Binmas Polres Nunukan AKP Najamuddin.
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah masukan terkait perlunya transparansi data penerima beasiswa, evaluasi kriteria seleksi, serta kendala yang dialami sebagian mahasiswa akibat keterlambatan pencairan dana beasiswa.
Mahasiswa juga meminta penjelasan mengenai dasar analisis kebijakan dan mekanisme penetapan penerima beasiswa.
Menanggapi aspirasi tersebut, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan tanggapan awal, meskipun diakui belum sepenuhnya memuaskan harapan mahasiswa.
Namun demikian, ia mengapresiasi sikap mahasiswa yang tetap memberikan ruang dan waktu kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan jawaban yang lebih komprehensif.
“Kami di sini diminta untuk memberikan tanggapan, mungkin dari adik-adik mahasiswa dirasa belum sepenuhnya memuaskan, namun kami sangat menghargai karena adik-adik tetap memberikan waktu kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan jawaban yang lebih komprehensif, secara umum, tanggapan akan kami sampaikan paling lambat besok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses dialog yang berlangsung dinilai berjalan dengan baik dan merupakan bagian dari mekanisme penyampaian harapan masyarakat melalui mahasiswa kepada pemerintah daerah.
“Semua proses berjalan dengan baik, ini adalah bagian dari penyampaian harapan-harapan masyarakat melalui mahasiswa kepada pemerintah daerah, apa yang masih kurang akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan pemerintah daerah ke depan agar lebih baik lagi,” tutupnya.(*)
Foto : Eddy
Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom