BPBD Nunukan Lanjutkan Operasi Pencarian Warga Hilang di Perairan Sebatik Barat hingga Hari Kelima

Nunukan, SIMP4TIK - BPBD Kabupaten Nunukan bersama tim gabungan hingga kini masih melaksanakan operasi pencarian terhadap korban orang hilang atas nama Rahmatsyah (29), warga Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, hingga hari kelima pencarian, Senin (2/2/2026), korban belum berhasil ditemukan.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat.

Sejak laporan diterima, BPBD Kabupaten Nunukan langsung mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian di lokasi yang diduga menjadi area hanyutnya korban.

Pada hari ketiga pencarian, Sabtu (31/1/2026), tim gabungan melaksanakan operasi secara intensif dengan metode penyisiran permukaan perairan serta pemantauan jalur arus laut.

Namun hingga akhir pelaksanaan operasi pada hari tersebut, hasil pencarian masih nihil, pencarian kemudian dilanjutkan pada hari keempat dengan hasil yang sama.

Memasuki hari kelima, BPBD Kabupaten Nunukan kembali memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan analisis arah arus laut dan kondisi cuaca di perairan Sebatik Barat, hingga laporan terakhir pada pukul 17.00 WITA, korban belum ditemukan.

Kassubid Penyelamatan sekaligus Komandan Tim Rescue BPBD Kabupaten Nunukan, Hasan, menyampaikan bahwa operasi pencarian akan terus dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasi yang berlaku.

“BPBD bersama tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dengan memperluas area penyisiran berdasarkan analisa arus dan kondisi lapangan, seluruh personel tetap siaga dan berkomitmen melaksanakan operasi hingga batas waktu yang ditentukan, serta terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Nunukan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Sebatik Barat, agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban. (*)

Teks/Foto : RAIS (Tim Publikasi BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH )

Editor : BD Novelinna