Sebatik Utara, SIMP4TIK – Dalam upaya nyata memperkuat ekonomi pedesaan dan menjaga ketahanan pangan wilayah, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, SE, secara resmi membuka kegiatan Penanaman Jagung di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, pada Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sinergitas antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan aparat keamanan dalam memajukan sektor pertanian di perbatasan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Lapri, Kapolsek Sebatik Timur, Babinsa Desa Lapri, personel Polsek Sebatik Timur, para penyuluh pertanian, serta perangkat desa dan kelompok tani setempat.
Dalam sambutannya, Zainal Abidinsyah memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja masyarakat Desa Lapri. Ia mengungkapkan bahwa sektor pertanian di wilayah ini telah menunjukkan hasil konkret yang membanggakan.
"Pada awal Desember 2025, Desa Lapri berhasil melakukan panen jagung sebanyak 1,5 ton. Keberhasilan ini semakin bermakna karena Polsek Sebatik Timur turut memfasilitasi pengangkutan hasil panen dari gudang petani hingga ke Bulog Tarakan, dengan harga pembelian sesuai ketetapan pemerintah sebesar Rp 6.400 per kilogram," jelasnya.
Menurut Zainal, dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian dalam hal logistik, memberikan rasa aman dan kepastian pemasaran bagi para petani. Hal ini membuktikan bahwa program pertanian di Desa Lapri telah terintegrasi dengan baik dari hulu hingga ke hilir.
Lebih lanjut, Zainal menegaskan bahwa penanaman jagung kali ini bukan sekadar rutinitas pertanian biasa, melainkan langkah strategis untuk masa depan ekonomi warga.
“Melalui kegiatan hari ini, kita menanam benih sekaligus menanam harapan bagi masa depan ekonomi Desa Lapri. Mari kita jaga kesinambungan program ini dengan kerja sama dan komitmen bersama,” tambahnya.
Peresmian ditandai dengan pernyataan resmi oleh Plt Camat. “Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Penanaman Jagung Desa Lapri secara resmi saya nyatakan dimulai,” ucapnya disambut antusiasme para hadirin.
Program ini diharapkan tidak hanya berhenti di Desa Lapri, tetapi juga menjadi role model atau inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Sebatik Utara. Dengan penguatan ekonomi berbasis pertanian yang terstruktur, diharapkan kesejahteraan masyarakat perbatasan dapat terus meningkat secara mandiri dan berkelanjutan.(*)
Teks/Foto : Jefriansyah (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK UTARA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom