Nunukan, SIMP4TIK - Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Nunukan melaksanakan Pertemuan Penilaian Kinerja Puskesmas Tahun 2025, Kamis (12/2/2026) bertempat di Ruang Pertemuan BKPSDM Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap capaian program dan indikator kinerja Puskesmas selama tahun 2025.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan dan P2KB Kabupaten Nunukan, dan kepala puskesmas, kepala tata usaha puskesmas atau tim pengelola program Se-Kabupaten Nunukan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dan P2KB Kabupaten Nunukan Sabaruddin, SKM.M.Kes.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinkes menyampaikan bahwa evaluasi kinerja Puskesmas sangat penting dilakukan secara berkala untuk memastikan kesesuaian data dan capaian program. Ia menekankan bahwa masih ditemukan adanya perbedaan antara data yang dilaporkan di tingkat daerah dengan data yang tercatat di Kementerian Kesehatan.
“Data yang kita miliki terkadang belum sepenuhnya sinkron dengan data di Kementerian Kesehatan. Oleh karena itu, melalui pertemuan penilaian kinerja ini kita ingin melakukan penyesuaian data capaian sekaligus membahas kendala yang dihadapi di lapangan sehingga beberapa indikator belum dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa pertemuan ini bukan semata-mata untuk menilai, namun juga sebagai forum pembelajaran bersama, berbagi pengalaman, serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan teknis maupun administratif yang mempengaruhi capaian kinerja.
Kegiatan penilaian kinerja ini dibagi ke dalam empat sesi utama yang mencakup seluruh aspek pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Sesi I diawali dengan pemaparan capaian Program Promosi Kesehatan (Promkes), Program Kesehatan Lingkungan (Kesling), serta Program Kesga. Pada sesi ini dibahas berbagai indikator yang telah dicapai, strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta hambatan yang dihadapi.
Sesi II dilanjutkan dengan pemaparan Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Program Perbaikan Gizi Masyarakat, program yankes serta evaluasi capaian Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Dalam sesi ini, peserta juga melakukan diskusi aktif untuk membedah faktor-faktor penyebab belum optimalnya beberapa indikator.
Sesi III difokuskan pada evaluasi capaian Program Manajemen Puskesmas. Evaluasi manajemen meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, serta pengelolaan sumber daya. Diskusi pada sesi ini menekankan pentingnya tata kelola yang baik sebagai fondasi keberhasilan seluruh program kesehatan.
Sementara itu, Sesi IV merupakan paparan hasil kinerja Puskesmas Tahun 2025 secara menyeluruh.
Melalui pelaksanaan pertemuan ini, diharapkan terjadi penyelarasan dan validasi data antara tingkat Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten, sehingga laporan yang disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program, memperkuat koordinasi antar program, serta mendorong peningkatan capaian indikator kesehatan di Kabupaten Nunukan.
Pertemuan ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dalam mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan di Kabupaten Nunukan.(*)
Teks/Foto : Putri Sartika Dewi, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom