Sembakung Atulai, SIMP4TIK - Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai melaksanakan Rapat Koordinasi tentang Pengimputan Data Penduduk Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kecamatan Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan kegiatan penggunaan pengimputan data Aplikasi Bangda. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Sembakung Atulai, dan diikuti oleh unsur Forkopimcam , Penyuluh Keluarga Berencana serta jajaran Puskesmas Sembakung Atulai, Selasa (04/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Wilayah Kecamatan Sembakung Atulai, serta meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengoperasian Aplikasi Bangda, yang merupakan platform pendukung perencanaan dan pelaporan pembangunan daerah, khususnya dalam penanganan stunting.
Dalam sambutannya, Hendri selaku perwakilan dari Kecamatan menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama yang terintegrasi antar semua lini. Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek pendidikan, sanitasi, dan ketahanan pangan. Maka dari itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan khususnya dalam tahap awal ini pendataan penduduk melalui aplikasi Bangda.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi melalui Aplikasi Bangda untuk mempercepat proses perencanaan dan pelaporan program. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan penurunan stunting diharapkan lebih tepat sasaran.
Rapat ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap capaian program tahun sebelumnya, serta penyusunan langkah strategis untuk pelaksanaan program di tahun 2025.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mewujudkan target nasional penurunan stunting, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi pendukung secara optimal.
Teks/Foto : Fihir Amsar Amrie (Tim Publikasi KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI )
Editor : Asa Zumara, SS, M.IKom