Sembakung, SIMP4TIK – Aktivitas di Posko Bantuan Bencana Banjir Kecamatan Sembakung yang berlokasi di Desa Atap, tepatnya di kawasan Puncak Bukit menuju Tembelunuk, mulai meningkat. Sejak Rabu malam, tim gabungan telah mulai mengevakuasi sejumlah warga dari titik-titik pemukiman yang terendam banjir.

Langkah evakuasi ini diambil menyusul kekhawatiran petugas BPBD dan Tagana terhadap level air yang masih bertahan di angka 4 meter. Kondisi cuaca yang terpantau mendung pada malam hari menjadi pertimbangan utama tim penyelamat untuk segera mengamankan warga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Melihat situasi banjir yang telah merendam wilayah tersebut selama lebih dari satu minggu, Pemerintah Kabupaten Nunukan secara resmi menetapkan Status Tanggap Darurat untuk Kecamatan Sembakung, terhitung mulai hari ini, Kamis, (8/1/2026).

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil analisa mendalam dari Tim Kaji Cepat BPBD Kabupaten Nunukan terhadap eskalasi bencana yang terjadi di lapangan.

Proses evakuasi tidak berjalan tanpa hambatan. Petugas di lapangan harus bekerja ekstra memberikan pemahaman dan bujukan kepada warga. Sebagaimana tradisi yang ada, warga Sembakung yang sudah terbiasa menghadapi banjir lebih memilih bertahan dengan membuat Pungka (panggung darurat di dalam rumah).

Namun, demi menjamin keselamatan jiwa di tengah kondisi air yang tinggi, petugas terus mengimbau warga agar bersedia dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Pos Evakuasi Puncak Bukit saat ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk melayani warga, antara lain:

Dapur Umum yang dikelola oleh Relawan, KSB, dan Tagana yang menyediakan konsumsi secara bergilir. Layanan Kesehatan, petugas medis disiagakan untuk memantau kondisi kesehatan pengungsi. Keamanan, Personel TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga ketertiban di area posko. Fasilitas Pendukung, tempat pengungsian yang layak serta keterlibatan aktif dari Destana dan Relawan Bencana.

Hingga saat ini, petugas gabungan terus bersiaga penuh di posko maupun di titik-titik banjir untuk melakukan pelayanan maksimal bagi warga terdampak.(*)

 

Teks/Foto : Fajar Budhayanto (Tim Publikasi KECAMATAN SEMBAKUNG )

Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom