Sembakung Atulai, SIMP4TIK - Potensi kekayaan alam yang ada di Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan, ternyata menyimpan peluang besar untuk mengubah taraf hidup masyarakat.
Hal ini dibuktikan Supriadi warga Desa Pulau Keras yang meraup keuntungan dari usaha budidaya dan pengolahan gaharu, yang tumbuh subur di hutan-hutan Kalimantan Utara. Selasa (23/5/26).
Menurutnya, berbekal ketekunan, pengetahuan, dan keyakinan, alam bisa memberikan hasil yang luar biasa jika diolah dengan benar, sehingga ia memulai langkahnya di usaha gaharu.
Awalnya, warga Kecamatan Sembakung Atulai ini, hanya mengandalkan pengetahuan turun-temurun dan pengalaman berinteraksi dengan alam sekitar.
Namun, seiring berjalannya waktu, ia terus belajar memahami teknik mendapatkan gaharu berkualitas terbaik yang memiliki harga jual tinggi di pasaran.
Menembus pasar gaharu, tidak semudah membalikkan tangan, perjuangan Supriadi tidaklah segampang yang orang-orang kira, masa-masa sulit sering kali menghampiri tat kala ia harus menembus belantara, menerabas semak semak hutan, untuk memulai pencarian Gaharu di hutan kalimantan utaraa itu.
Begitu juga dengan menembus pemasaran gaharu baik didalam negeri maupun ke luar negeri, membutuhkan kesabaran hingga menghadapi tantangan harga yang fluktuatif.
Baginya, gaharu merupakan "emas hijau" yang bisa menjadi jalan keluar meningkatkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Ketekunan dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil manis, nilai keuntungan yang didapatnya juga bukan angka kecil, melainkan bukti nyata bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan didasari pengetahuan yang benar akan berbuah kesuksesan besar.
"Saya ingin membuktikan bahwa hutan kita adalah kekayaan yang tak ternilai. Gaharu adalah salah satu komoditas andalan yang bisa mengubah nasib kita, asalkan kita mau bekerja keras, dan menjaga kelestarian alamnya," ujar Supriadi
Keberhasilan bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi warga Desa Pulau Keras. Banyak warga kini mulai tertarik untuk mengikuti jejaknya, menyadari bahwa tidak harus pergi ke kota besar untuk mencari rezeki, karena peluang besar justru ada di sekitar kita.
Kisah sukses ini mengajarkan kita bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan butuh kesabaran, ketekunan, dan keberanian dalam bekerja.
Melalui usaha gaharu, Bapak Supriadi telah membuktikan bahwa alam Nunukan kaya akan potensi, dan tangan-tangan terampil masyarakatnya adalah kunci untuk mengubah potensi itu menjadi kesejahteraan nyata.
Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan untuk terus berkreasi dan memajukan diri lewat pemanfaatan potensi lokal yang ada.
Teks/Foto : Fihir Amsar Amrie (Tim Publikasi KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI )
Editor : Taufik, S.Ksi, M.I.Kom