Sebatik Tengah, SIMP4TIK - Dalam upaya meningkatkan deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC), Puskesmas Aji Kuning melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC bagi balita dengan status gizi kurang yang terdata melalui aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPBGM), Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan tim pelayanan kesehatan yang terdiri dari dokter, penanggung jawab program gizi, penanggung jawab program TBC, petugas laboratorium, serta tenaga perawat,bidan dan Promkes . Sebanyak 10 peserta mengikuti kegiatan berdasarkan hasil pendataan awal yang telah dilakukan melalui EPPBGM. Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran dan pelayanan cek kesehatan di loket Puskesmas. Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai pemeriksaan Mantoux yang disampaikan oleh dr. Muh. Alva Rizky.
Dalam penyampaiannya, dr. Alva menjelaskan bahwa tes Mantoux merupakan salah satu metode skrining untuk mendeteksi kemungkinan infeksi Tuberkulosis (TBC), terutama pada kelompok sasaran yang memerlukan pemantauan kesehatan lebih lanjut, seperti balita dengan kondisi gizi kurang.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes Mantoux oleh petugas kesehatan. Peserta yang telah menjalani pemeriksaan kemudian dijadwalkan kembali datang pada hari berikutnya untuk melihat hasil reaksi tes dan memperoleh tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Aji Kuning berharap deteksi dini TBC dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga penanganan dapat diberikan lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan terpadu.(*)
Teks/Foto : Feri Styaningsih, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom