Nunukan, SIMP4TIK – Tim Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) Kementerian Dalam Negeri melaksanakan kunjungan studi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan serta mengidentifikasi berbagai tantangan dalam penyediaan layanan dasar kesehatan di daerah.
Program SKALA merupakan kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang dirancang untuk mendukung Kementerian Dalam Negeri dan kementerian terkait dalam meningkatkan penyediaan layanan dasar yang inklusif, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, tim Program SKALA berdiskusi bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mengenai implementasi SPM Bidang Kesehatan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah adanya kesenjangan (gap) antara capaian indikator SPM dengan outcome kesehatan masyarakat, seperti prevalensi stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi.
Selain membahas capaian layanan dasar kesehatan, diskusi juga mengulas berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah, antara lain keterbatasan sumber daya manusia kesehatan, kebutuhan penyediaan alat kesehatan dan peralatan medis, serta akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan perbatasan.
Ketersediaan air bersih dan sanitasi juga menjadi topik penting dalam pembahasan. Faktor tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk stunting dan penyakit berbasis lingkungan. Oleh karena itu, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat memerlukan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya dari sektor kesehatan semata.
Melalui kunjungan ini, Kemendagri dan Program SKALA berharap dapat memperoleh masukan dari daerah untuk mendukung penyempurnaan kebijakan dan pelaksanaan SPM, sehingga layanan dasar kesehatan dapat memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan.(*)
Teks/Foto : Feri Styaningsih, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )
Editor : Hermi Mastura, S,I.Kom