SIMP4TIKNEWS - Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menunjukkan tanda-tanda positif.

Kecamatan Lumbis, yang kaya akan potensi alam dan budaya, tidak hanya berfokus pada konservasi kekayaan tradisionalnya, tetapi juga berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

Dalam beberapa tahun terakhir, upaya ini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan, baik di tingkat lokal maupun skala nasional.

Camat Lumbis, Drs. Rusmansyah, menjelaskan bahwa salah satu langkah yang ditempuh pemerintah kecamatan adalah meluncurkan berbagai program untuk membantu UMKM lokal berkembang.

 “Kami ingin memastikan setiap pelaku UMKM di Lumbis dapat mengembangkan produk berkualitas yang siap bersaing, baik di pasar lokal maupun internasional,” ujar Rusmansyah, saat ditemuai diruang kerjanya, Rabu (4/12/24) di Kantor Kecamatan Lumbis.

Ia menjelaskan Pelatihan keterampilan dan manajemen usaha menjadi salah satu fokus utama dalam program Pembangunan disektor UMKM.

Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari keterampilan teknis dalam pembuatan produk hingga manajemen usaha dan pemasaran.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah kerajinan tangan, seperti tas rotan dan aksesori berbahan dasar kulit.

Produk-produk unggulan ini kini mulai menarik perhatian pasar, bahkan di luar Kalimantan, berkat upaya pemerintah untuk membuka akses pasar melalui pameran dan promosi daring.

Untuk memastikan kualitas produk lokal Lumbis, pemerintah setempat bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memberikan sertifikasi dan standarisasi produk.

“Kami mendorong para pengusaha untuk mendapatkan sertifikasi agar produk mereka dapat diterima di pasar internasional,” tambanya.

Sertifikasi ini menjadi hal yang sangat penting, karena dapat membuka peluang besar bagi produk UMKM Lumbis untuk menembus pasar global.

Produk-produk kerajinan rotan dan batik Lumbis kini mulai dikenal, Kerajinan rotan yang semula dikenal sebagai barang lokal kini berkembang dengan sentuhan desain modern, menjadikannya produk yang layak bersaing di pasar global.

Begitu juga dengan batik Lumbis yang mengusung motif alam Kalimantan, semakin menarik minat masyarakat luar untuk mengenalnya lebih jauh.

Selain kerajinan tangan, sektor kuliner juga menjadi bagian penting dari upaya peningkatan ekonomi UMKM Lumbis. Produk unggulan seperti keripik pisang dan abon ikan patin mulai dikembangkan.

Namun, tantangan terbesar adalah memastikan produk tersebut dapat bertahan lama tanpa mengurangi rasa dan kualitasnya.

Pemerintah Kecamatan Lumbis pun aktif memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM dalam hal pengemasan yang sesuai dengan standar kebersihan dan kualitas untuk pasar domestik dan internasional.

Pariwisata juga menjadi sektor yang mendukung kemajuan ekonomi Lumbis. Keindahan alam yang masih asri dan berbagai kegiatan petualangan seperti rafting di Lumbis Pensiangan kini mulai menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

Pemerintah kecamatan melihat sektor pariwisata sebagai peluang besar untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada pengunjung, sekaligus menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara UMKM dan pariwisata.

Pemerintah terus berupaya membangun jaringan pemasaran untuk membantu produk lokal Lumbis menembus pasar global. Pemerintah daerah mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi dan platform digital dalam memperluas jangkauan pasar.

Pemasaran online kini menjadi kunci untuk menjangkau konsumen di luar daerah, sehingga produk-produk UMKM Lumbis dapat dikenal lebih luas.

Dengan adanya berbagai program yang terus dijalankan, pemerintah Kecamatan Lumbis optimis bahwa UMKM lokal di daerah ini akan terus berkembang dan mampu bersaing di pasar global.

Dukungan dari pemerintah, dinas terkait, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan transformasi ekonomi berbasis UMKM.

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang solid, Lumbis siap menatap masa depan dengan penuh harapan dan peluang.***

Teks/Foto : Taufik, S.KSi, M.IKom (Tim Publikasi SEKRETARIAT DPRD )

Editor : Taufik, S.KSi, M.IKom