Nunukan, SIMP4TIK - Bappeda Litbang telah secara resmi membuka tahapan penginputan hasil Musrenbang Desa ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Tindakan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengkolaborasikan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027 dengan seluruh pemangku kepentingan. Namun, proses digitalisasi ini bukan sekadar menginput program , melainkan memastikan bahwa program yang masuk benar-benar representatif, solutif, dan terintegrasi mulus menjadi prioritas pembangunan daerah tahun 2027. Esai ini akan mengupas solusi agar momentum kolaborasi digital ini menghasilkan perencanaan yang efektif.
Tahapan penginputan dijadwalkan Mulai pada hari Jumat 9 Januari 2026 dan berakhir kamis 16 Januari 2026 ini, Keterlambatan atau kesalahan input pada tahap ini dapat berdampak fatal pada alokasi anggaran 2027. Oleh karena itu, timeline yang ketat dan mekanisme pengawasan berkala harus diterapkan BAPPEDA.
Penginputan ini harus dioptimalkan sebagai platform kolaboratif yang transparan. Usulan yang masuk harus benar-benar sesuai dengan kesepakatan semua elemen pemangku kepentingan di luar pemerintah, guna mendorong akuntabilitas publik.
Bappeda Litbang Melaui Surat Reseminya Sudah Menerbitakan Pedoman Alur penginputan Usulan Musrenbang Desa di Aplikasi SIPD-RI Melalui surat resmi yang dikeluarkan tanggal 8 januari kemarin, Bapak/Ibu juga dapat Mengecek Tahapan ini Melalui akun Sosial Media Intagram atau Facebook Resemi Bappeda Litbang @bappedanunukan.
Pembukaan tahapan input hasil Musrenbang Desa di SIPD-RI oleh BAPPEDA Litbang adalah langkah Awal dalam perencanaan. Namun, keberhasilan Pembangunan Daerah 2027 akan sangat bergantung pada seberapa efektif solusi kolaboratif diimplementasikan . Dengan penguatan peran operator, transparansi data di SIPD-RI, dan mekanisme yang tepat dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dapat dioptimalkan, memastikan bahwa perencanaan yang dihasilkan benar-benar merefleksikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten.(*)
Teks Foto/Iqbal
Teks/Foto : Andi Muhammad Iqbal,S.IKom (Tim Publikasi BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN )