Nunukan, SIMP4TIK - Rizki Aditya Ramadhan (15) siswa kelas 8 SMPN Nunukan Selatan sejak Rabu (14/1) pagi sudah meringis kesakitan gegara cincin, ia sudah mencoba beberapa kali melepaskannya, yang ada malah jari menjadi bengkak dan terasa nyeri.
Sebagai siswa yang baik Rizki tetap berangkat ke sekolah, namun saat jam pelajaran berlangsung sambil meringis menahan rasa sakit ia menyampaikan keluhan kepada gurunya. Ibu Sunartin sebagai wali kelas, berinisiatif menghubungi damkar meminta pertolongan.
Mendapat laporan warga, danton rescue Muhammad Aminuddin dan anggotanya langsung mempersiapkan peralatan dan bergegas ke lokasi peristiwa di SMPN Nunukan Selatan.
"Posisi cincin berada di jari telunjuk tangan kanan, kondisinya sudah bengkak memang hal seperti itu terasa nyeri dan sakit," kata Aminuddin.
Dengan menggunakan mesin gerinda mini, air dan senter, petugas rescue berusaha memotong cincin dengan sangat hati-hati.
"Kami lakukan pemotongan cincin dengan dua sisi, karena terbuat dari bahan yang tebal, Alhamduliah sekitar 20 menit proses pelepasan cincin berhasil dilakukan tanpa luka atau cedera apapun," jelas Aminuddin.
Menurut Danton Aminuddin, sebenarnya korban ini sudah melapor ingin datang sendiri ke kantor mako damkar.
"Ditunggu-tunggu tidak muncul juga, sampai gurunya menghubungi dan akhirnya kami putuskan untuk mendatangi korban yang sedang berada di sekolah," pungkas Aminuddin.
Teks/Foto : Paisal (Tim Publikasi DINAS PEMADAM KEBAKARAN )