Nunukan, SIMP4TIK - Pada Senin, 5 Januari 2026, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) menyelenggarakan rapat. Agenda utamanya adalah pembahasan Program Kerja Tahun 2026. Mengapa rapat ini penting? Rapat ini bukan sekadar rutinitas awal tahun, melainkan upaya strategis untuk menjamin keterpaduan, sinkronisasi, dan penjabaran yang tepat antara visi pembangunan daerah dengan program kerja nyata.

Secara substansial rapat ini membahas dua hal penting yaitu: evaluasi pembangunan daerah yang telah berjalan, dan rencana pembangunan daerah ke depan. Bappeda Litbang bertugas memastikan bahwa program kerja tahun 2026 tidak hanya melanjutkan yang lama, tetapi juga menjawab permasalahan yang ditemukan dalam evaluasi serta dapat mengakomodir Program Prioritas Nasional dan 17 arah Baru Perubahan yang menjadi prioritas kepala daerah.

Rapat yang diadakan diruang rapat kantor Bappeda Litbang lantai II ini dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Litbang, Drs.Raden Iwan Kurniawan,M.A.P. Pelaksanaannya di awal tahun 2026 menunjukkan urgensi bahwa ke depan Bappeda Litbang akan menyusun dokumen perencanaan tahunan yaitu dokumen RKPD tahun 2027. Selanjutnya, Bappeda Litbang juga sedang berproses dalam menghimpun data untuk penilaian rapor Kepala Daerah yang di dalamnya akan termuat kebijakan daerah yang mendukung Program Startegis Nasional. Iwan juga menekankan bahwa dokumen Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2025 agar dapat selesai disusun pada bulan Maret 2026 yang selanjutnya akan dilaporkan ke DPRD.

Rapat internal Bappeda Litbang ini menjadi momentum agar koordinasi dan sinergi antarbidang di lingkungan Bappeda Litbang semakin optimal, sehingga perencanaan pembangunan daerah Tahun 2026 dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan prioritas pembangunan nasional.

Teks/Foto : Andi Muhammad Iqbal,S.IKom (Tim Publikasi BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN )