Nunukan, SIMP4TIK — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Nunukan resmi memulai tahapan orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Jumat (9/01/2026). Agenda ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk merumuskan rencana pembangunan yang inklusif dan solutif, dengan tujuan mengubah tantangan wilayah perbatasan menjadi peluang pembangunan yang merata.  

RKPD 2027 diarahkan selaras dengan 17 Arah Baru Perubahan yang menjadi program prioritas kepala daerah, sekaligus mendukung program strategis nasional. Dengan demikian, dokumen perencanaan ini diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan daerah dan pusat secara seimbang.  

Kepala Bappeda Litbang, Drs. Raden Iwan Kurniawan, MAP menekankan bahwa RKPD 2027 bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan kesempatan emas untuk menghasilkan desain pembangunan yang berkualitas. Penekanannya adalah pada perencanaan berbasis data akurat, penyamaan persepsi, sinkronisasi antar-pihak, serta penetapan prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.  

“Bappeda adalah arsitek pembangunan daerah. Hasil akhir akan dinilai dari seberapa besar RKPD 2027 mampu mengubah tantangan historis Nunukan menjadi peluang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.  

RKPD 2027 diharapkan menjadi dokumen yang hidup, responsif terhadap masukan publik, serta mampu mengeksekusi terobosan nyata. Dengan semangat kolaborasi sejak dini, dokumen ini diharapkan menjadi landasan kuat dan akuntabel untuk membawa Nunukan selangkah lebih maju menuju daerah yang Maju dan Sejahtera.  

Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Bappeda Litbang yang telah bekerja sebagai tim solid dalam merumuskan fondasi perencanaan ini.  

Teks/Foto : Iqbal (Tim Publikasi BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN )