Sebatik, SIMP4TIK - UPT Puskesmas Setabu menggelar seminar kesehatan dalam rangka Hari Ibu dengan tema "Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045" (30/12/2025) yang dihadiri oleh Camat Sebatik Barat atau yang mewakili, PKK Kecamatan Sebatik Barat, Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Ranting Sebatik, ibu hamil, ibu balita dan kader posyandu.
Seminar ini menghadirkan narasumber dr.Oktaviyana Nadia NS,SpOG dan dr.Anita Dwi Shanti,SpA yang membahas tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak dalam mencapai Indonesia Emas 2045.
Dokter Nadia menekankan bahwa tidak ada lagi yang melahirkan di rumah, karena pentingnya proses persalinan yang aman dan terawat di fasilitas kesehatan. Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan kehamilan secara teratur dan konsumsi tablet tambah darah sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.
Sementara itu, dokter spesialis anak, dr.Anita Dwi Shanti,SpA membahas tentang cara menjaga kesehatan anak dan mengenali gejala penyakit yang umum terjadi pada anak. Anita juga memberikan tips untuk mendukung nutrisi tumbuh kembang anak selama 1000 hari pertama kehidupan, yaitu: Berikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan; Tambahkan makanan pendamping ASI setelah bayi berusia 6 bulan; Pilih makanan yang seimbang dan beragam; dan Pantau tumbuh kembang anak secara teratur.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Dengan demikian, diharapkan perempuan dapat berdaya dan berkarya dalam membangun keluarga dan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Perempuan yang sehat dan berdaya akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas, sehingga dapat berkontribusi dalam mencapai Indonesia Emas 2045," kata Anita.
Seminar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya perempuan, untuk menjaga kesehatan ibu dan anak serta berperan aktif dalam membangun keluarga dan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Teks/Foto : Feri Styaningsih, S.KM (Tim Publikasi DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK & KELUARGA BERENCANA )